Ratusan Karyawan PT. PYI Kesurupan Massal, “Jurig” PYI Minta Karyawan Jaga Kebersihan

oleh

waktunews.com – KESURUPAN massal yang ratusan meminpa karyawan PT Pou Yuen Indonesia (PYI), di Kecamatan Sukaluyu sudah sering terjadi. Biasanya karyawan yang kesurupan meracau tidak karuan atau menjerit-jerit histeris. Namun kesurupan kali berbeda dengan keserupan yang terjadi sebelumnya. Kali ini massa yang kesurupan meminta karyawan lainnya untuk menjaga kebersihan.

Peristiwa kesurupan massal tersebut terjadi pada malam hari. Di mana salah satu karyawan yang sedang kerja lembur tiba-tiba meracau tidak karuan. Hanya berselang beberapa detik karyawan lain juga ikut kesurupan dan terus menimpa karyawan lainnya. Hampir semua karyawan yang keserupan merau tidak karuan. Namun ada salah satu karyawan yang yang kesurupan berbicara jelas sambil terika-teriak.

 Arwah yang merasuk ke tubuh salah satu karyawan itu dengan tegas mengungkapkan, bahwa dirinya tak senang dengan aktifitas di pabrik pembuatan sepatu itu. Lantaran penghuninya tak mau bersikap bersih di pabrik.

“Kejadiannya malam hari saat pergantian shift 2 karyawan. Salah satu teman saya yang kerasukan meneriaki karyawan lainnya dan berkata bahwa ia terusik karena tempat ini menjadi kotor, dan kebersihannya tak terjaga,” ujar Windi (22) salah satu karyawan di PT PYI.

Pasca peristiwa tersebut, ia beserta rekannya menyampaikan soal ini ke manajemen perusahaan. Tujuannya agar tak ada lagi kejadian serupa terulang. Pasalnya Windi mengaku menjadi tak fokus saat bekerja dikarenakan cemas, sewaktu-waktu hal buruk itu menimpa kepada dirinya.

“Manajemen selalu mengevaluasi setiap ada kejadian semacam ini, sehingga memang semakin berkurang peristiwa seperti itu terjadi,” kata dia.

Namun sayang, saat Waktunews mencoba menghubungi salah satu manajemen di PT PYI, tak ada satupun yang bisa ditemui maupun dihubungi. Apakah kini pihak manajemen setelah kejadian itu menerapkan peraturan dengan memenuhi permintaan arwah agar karyawannya menjaga kebersihan. Padahal meski tidak ada kejadian kesurupan massal sudah seharusnya karayawan menjaga kebersihan. Dari kasus tersebut seharusnya pihak manajemen berterima kasih kepada “Jurig” penunggu pabrik yang senang tempatnya bersih sehingga karyawan bisa menjaga kebersihan pabrik. HW 4

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

[+] kaskus emoticons nartzco