Sidak Gabungan Izin Amdal Lalin Pasar Swalayan, Empunya Toserba Meriang Saat Disidak

oleh

CIANJUR – Komisi I DPRD Cianjur didampingi Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Dinas Perhubungan (Dishub) serta Satpol PP Kabupaten Cianjur melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap pasar swalayan Toserba Selamat yang ada kawasan Terminal Pasir Hayam, kemarin (18/7). Dari sidak gabungan, petugas mendapati Toserba Selamat hingga saat ini belum mengantongi izin amdal lalin.

Berdsarkan pantauan, siang itu kehadiran rombongan legislator beserta eksekutif membuat pemilik Toserba Selamat panik dan tampak gelisah. Pemilik pasar swalayan itu terlihat terus menggenggam smartphonenya saat petugas melakukan sidak. Usai berkeliling sebentar, anggota Komisi I DPRD Cianjur yang ditemani eksekutif, duduk bersama pada tempat yang sudah dipersiapkan pemilik Toserba.

Wakil Ketua Komisi I DPRD Cianjur, Isnaeni memaparkan hasil sidak yang dilakukannya. Pihak Toserba Selamat diminta untuk segera menempuh proses rekomendasi amdal lalin dari Pusat dan Provinsi, yang hingga saat ini belum diselesaikan. Meskipun Isnaeni merasa kecewa lantaran Toserba Selamat sudah beroperasi sebelum menyelesaikan perizinan, akan tetapi ia beserta eksekutif memberi toleransi.

“Waktu kita datang dan berkeliling sebentar, di sana langsung kami paparkan kekurangan mereka. Pihak DPMPTSP dan Dishub memberikan mereka toleransi untuk menyelesaikan segera rekomendasi yang belum selesai ditempuh,” kata dia.

Menurutnya, rekomendasi amdal lalin sangatlah penting dan tak boleh diabaikan. Pasalnya lokasi pasar swalayan Toserba Selamat berada di jalan provinsi.

“Jelas penting sekali fungsinya. Maka dari itu kami juga mendorong pihak pengusaha agar segera mengurusinya,” ujar Isnaeni.

Kata Isnaeni, jika pengusaha masih belum menyelesaikan perizinannya dalam kurun waktu yang mereka tentukan bersama pihak eksekutif, maka pihaknya mengusulkan adanya tindakan penyegelan kepada Satpol PP terhadap Toserba Selamat.

“Kami juga akan melakukan pemantauan terhadap proses ini. Jika masih ngeyel dan tak mengindahkan teguran kami maka eksekutor yang akan bergerak,” tambahnya.

Sidak kali ini, kata Isnaeni, merupakan tindak lanjut dari kegiatan yang sama sebelumnya. Beberapa waktu yang lalu, Komisi I DPRD Cianjur juga ditemani Eksekutif sempat melakukan sidak terhadap minimarket, dan pasar swlayan lainnya yang kedapatan belum mengantongi perizinan.

Kabid Gakda Satpol PP Kabupaten Cianjur, Sulaeman, menambahkan, walaupun Toserba Selamat tak melanggar aturan perda, namun dengan tidak adanya rekomendasi pemerintah provinsi jadi dianggap menyalahi.

“Sampai saat ini kami belum mampu melakukan tindakan apa-apa, karena perusahaan sendiri tak bertabrakan dengan Perda. Akan tetapi jika diminta oleh pusat tentu saja kami bisa menindak,” sebutnya.

Sementara itu, Pemilik Toserba Selamat, Ani menjelaskan, dirinya tidak mengetahui jika perusahaannya bisa beroperasi tanpa surat rekomendasi pemerintah pusat dan provinsi. Maka dari itu, usai sidak ia mengaku akan segera menyelesaikannya.

“Kami sebagai pengusaha muslim selalu ingin mentaati aturan pemerintah. Insya Allah proses ini akan segera kami tempuh secepatnya,” pungkasnya. HW4/Asep Hendrayana

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

[+] kaskus emoticons nartzco