Garis Protes Keras, Jemaah GPdi Ibadah di Kontrakan

oleh

CIRANJANG, waktunews.com – Minggu pagi (23/7) massa dari Gerakan Reformis Islam (GARIS) memprotes jemaah Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdi) di salah satu kontrakan di Desa Sindangjaya, Kecamatan Ciranjang, Minggu pagi (23/7) kemarin. Pasalnya GPdi melaksanakan kegiatan ibadah di pemukiman rumah penduduk dan dianggap menganggu ketertiban.

Aksi yang diikuti puluhan anggota Garis itu, dikawal ketat oleh polisi. Tak ada bentrokan yang terjadi antara kedua belah pihak pada hari itu. Garis hanya menyampaikan kepada pihak GPdi untuk tidak lagi melakukan kegiatan beribadah di rumah warga.

Camat Ciranjang, Saeful Anwar mengatakan, dirinya menengahi kedua belah pihak. Hasilnya pihak GPdi menyepakati keputusan jika mereka hanya akan melaksanakan ibadah hingga akhir Juli.

“Alhamdulillah sudah dibuat komitmen dari aksi unjuk rasa Garis. Jemaah GPdi menerima keputusan itu dan mereka hanya akan melaksanakan ibadah di salah satu kontrakan hingga Minggu (30/7),” ujarnya.

Adapun Saeful mengatakan, saat ini pihak GPdi tengah mengurusi perizinan terkait pembangunan gedung gereja. Lebih jauh dirinya menjelaskan, jika selama ini tak ada ketentraman antar umat beragama yang terganggu.

“Walaupun beribadah di kontrakan, akan tetapi saya menyaksikan tak ada yang saling mengganggu dan merugikan. Mereka berjalan dan beribadah sesuai kepercayaannya masing-masing,” jelasnya.

Sementara itu lanjut Saeful, sebelum gereja bagi jemaah GPdi terealisasikan, dirinya beserta jajaran muspika dan muspida berinisiatif melakukan pembicaraan dengan umat kristiani lainnya yang sudah memilik gereja.

“Sementara sebelum gereja GPdi dibangun, kami akan memfasilitasi mereka untuk bisa beribadah di gereja lainnya yang ada di Kecamatan Ciranjang,” pungkasnya.HW 4

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

[+] kaskus emoticons nartzco