Gara–Gara Ketemu Teman Lama, Sepeda Motor Jadi Raib

oleh

KARANGTENGAH, waktunews.com – Subur Sukamto, laki – laki paruh baya warga Kampung Leles RT 001 RW 003 Desa Sukamanah Kecamatan Karangtengah tidak pernah menyangka dirinya akan bernasib apes dan harus kehilangan sepeda motor hanya kerena mempercayai seorang teman lama.

Subur menunjukan letak sepeda motornya yang raib digondol kenalan lamanya 

Menurut Subur, hari Jum’at tanggal 21 Juli kemarin, dirinya secara tidak sengaja bertemu dengan seorang perempuan bernama Pujiati (44) warga Kampung Pasawahan Girang, RT 002 RW 007, Desa Pasawahan, Kecamatan Takokak, disebrang Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Cianjur. Baginya, wanita ini bukanlah orang yang baru dikenalnya, tapi sudah belasan tahun saling mengenal karena faktor aktivitas masing – masing.

“Dulu, si Puji ini adalah salah seorang kader PLKB di Takokak, sedangkan saya masih aktif kerja di koran mingguan,” ujar Subur.

Subur mengaku, saat itu Puji mengatakan sedang mengurus kebutuhan catatan kependudukan. Karena yang bersangkutan dari Kecamatan Takokak, yang sudah pasti jaraknya sangat jauh, maka demi efektifitas waktu harus segera mengetahui waktu penyelesaiannya.

Habis percakapan, lanjut Subur, Puji mengatakan akan mengambil sejumlah uang simpanannya di ATM untuk bekal dirinya selama di Cianjur. Sejurus kemudian tepat pukul 15.00, Puji lalu meminta untuk dipinjamkan sepeda motor Honda Blade yang diparkir di depan warung sebrang Disdukcapil.

“Ngak bakalan lama kok, cuma ke ATM di wilayah Bojong. Sebentar juga balik lagi,” ungkap Subur menirukan ucapan Puji saat akan meminjam motor.

Subur menerangkan setelah kepergian Puji dengan membawa sepeda motor miliknya, dirinya menunggu hingga pukul 18.30. Dan setelah yakin motor dengan nomor polisi F 5154 YI miliknya raib, dirinya lalu melaporkan penggelapan dan penipuan yang dilakukan oleh Puji ke pihak Polsek Karangtengah pada hari minggu 23 Juli.

Merasa tahu dimana tempat tinggal pelaku, Subur lalu mendatanginya ke alamat rumah di Desa Pasawahan, Kecamatan Takokak ditemani oleh Ketua RT setempat bernama Ace (36). Disana didapatinya rumah pelaku walau masih lengkap segala perabotannya, tapi Pujiati tidak dijumpainya. Malah sebaliknya, dari RT Ace dirinya diberitahukan bahwa jangankan orang lain yang hanya berstatus teman, saudaranya sendiri saja sudah pernah menjadi korban penipuan pelaku.

“Saya katakan saja sama Pak RT, bahwa rumah dan isinya sejak saat itu dalam pengawasan dirinya dan pihak Polsek setempat,” tukasnya.

Saya masih penasaran tambahnya, lalu mencoba menghungi suaminya. Ternyata, si Puji ini sudah diceraikan beberapa tahun lalu. Dan menurut keterangan yang didapat, sekarang ini pelaku sering jalan bareng dengan seorang laki–lakin lain. ”Kemungkinan besar, laki-laki kenalan barunya ini ikut juga terlibat,” pungkasnya. Ruslan Ependi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

[+] kaskus emoticons nartzco