Kerjasama BNN Dengan Yayasan Recovery Adiksi Untuk Menanggulangi Korban Ketergantungan Narkotika

oleh

 

CILAKU, waktunews.com – Yayasan Adiksi yang beralamat di Jalan Raya Cibeber KM 9 Nomor 74 Desa Sukasari Kecamatan Cilaku, pada pukul 13.00 kedatangan tamu kehormatan dari Badan Narkotik Nasional (BNN) dalam rangka memberikan bimbingan teknis tentang tertib administrasi untuk pengklaiman client.

Pada kesempatan itu personil BNN Pusat diantaranya Jarot dan Ahmad yang didampingi oleh pejabat BNN Kabupaten Cianjur Herman S, Imam W dan Ibnu R yang mengisi acara gelar  tanya jawab dengan tema yaitu, Sinergitas Antara BNN Dan Dinsos Mengenai Exs Client.

Yayu Sri Rahayu bagian Pelayanan Umum, Sarana dan Prasarana pada Yayasan Adiksi menjelaskan tujuan dari Lembaga yang dipimpin oleh Iwan Permana itu adalah tempat bagi oran-orang yang edik atau masuk kategori pemakai, atau juga mereka yang punya ketergantungan pada narkoba.

Dalam prakteknya, Yayasan Adiksi mengharapkan mereka yang edik narkoba datang sendiri dengan sukarela karena ingin pulih dari rasa ketergantungan pada Narkoba. Dan ada juga yang datang karena dititipkan oleh keluarga ataupun titipan dari BNNK setempat untuk tinggal dan menjalani rehabilitasi.

“Jadi yayasan ini tempat rehabilitasi. Bukan tempat untuk menyembuhkan pemakai. Lebih pada pemulihan kembali pikiran, mental dan jiwanya si korban,” katanya.

Sehingga setelah pulih, lanjutnya, maka pecandu narkoba ini secara otomatis akan berpikir logis dan positif.  Dia akan berpikir bahwa selama ini yang dialakukan adlah kekeliruan dan tidak baik. Lalu akhirnya keinginan sembuh dan jauh dari narkoba itu akan jadi target pilihan hidupnya tanpa paksaan dan tanpa tekanan dari siapapun.

“Dengan demikian maka si korban akan komitment dengan tujuannya dan akan konsisten pada  komitnya tersebut,” ucapnya.

Sedangkan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Aliansi Masyarakat Untuk Keadilan dan Hukum (AMPUH) sebagai mitra strategis dari Yayasan Recovery Adiksi melalui Ketua Presidiumnya Yana Nurjaman memaparkan pihak BNN Pusat adalah menyangkut dengan peran penting sumber daya manusia terutama tenaga ahli bagi para pelayan lembaga.

“Pembekalannya baik dari sisi adminstratif maupun prosedurial mengenai hal berkas atau kelengkapan pengkleman client,” ujarnya

Yana menyatakan pemberian program pendidikan Paket C secara gratis bagi peserta rehab dan para anak jalanan mendapatkan perhatian khusus dari BNN Pusat. Selain itu pihak yayasan akan mengupayakan untuk memberdayakan para exs client ini akan dididik dan dibina lalu dijadikannya seorang yang ahli dibidang yang digemarinya.

Yana mengutarakan Ampuh dan Yayasan Recovery Adiksi mengharapkan Pemerintah Kabupaten Cianjur dan dinas yang terkait mau membantu dan merespon segala keperluan kegiatan bersama ini sampai tuntas. Begitu juga para eks clien dikawal sampai mendapatkan bantuan berupa modal usaha atau dalam bentuk pisik (barang).

“Walaupun harapan itu sepertinya kita pesimis juga mengingat anggaran pemerintahan yang ada sekarang,” tukasnya.

Namun Yana dengan tegas mengatakan ada atau tidaknya anggaran di dinas terkait untuk hal itu pihaknya dengan yayasan akan tetap mmperjuangkn dan mengupayakan hak mantan cliens sebagai warga negara, baik itu pendidikan, kesehatannya, dan kesempatan kariernya.

“Buat saya, Pak Iwan Permana sebagai Ketua yayasan dan saudari Yayu mereka berhak hidup layak dan pantas mendapatkan hak tersebut,” pungkasnya. Ruslan Ependi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

[+] kaskus emoticons nartzco