Fraksi PPP DPR RI Dorong Pemerintah Bayar Utang TPG dan PAI

oleh

CIANJUR, waktunews.com– Kesejahtraan Guru Madrasah dan Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di lingkungan Kementrian Agama dirasa masih minim sejak beberapa tahun terakhir bahkan nyaris tidak ada, diberbagai daerah di Indonesia termasuk di Kabupaten Cianjur. Pasalnya anggaran untuk tunjangan profesi guru dari tahun 2013, 2014, 2015, sampai 2017 macet di pemerintah pusat.

Hal ini yang menjadi inisiasi pemerintah pusat dan DPR RI untuk segera mengesahkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) Tahun 2017 sebesar 4,63 Trilyun rupiah untuk membayar Tunjangan Profesi Guru (TPG) Madrasah dan Pendidikan Agama Islam (PAI).

Dana yang di gelontorkan begitu banyaknya tersebut, untuk melunasi hutang pembayaran TPG tahun 2013, 2014, 2015 dan Inpassing tahun 2017 kepada tak kurang dari 349.000 guru.

Anggota Fraksi PPP DPR RI Daerah Pemilihan Jawa Barat III Kab.Cianjur dan Kota Bogor H. Joko Purwanto mengatakan Fraksi PPP DPR RI sangat fokus pada politik anggaran dan politik legislasi peningkatan mutu pendidikan keagamaan .

“Usulan RUU Lembaga Pendidikan Keagamaan yang merupakan inisiatif fraksi PPP DPR RI melengkapi apa yang fraksi PPP perjuangkan dalam politik anggaran berupa pemenuhan tunjangan profesi guru madrasah dan PAI,” ungkapnya.

Menurut H. Joko, PPP sendiri dalam berbagai kesempatan resmi di sidang-sidang DPR, sejak macetnya anggaran TPG bagi guru madrasah dan PAI tahun 2013 selalu menyuarakan dengan mendesak pemerintah agar segera merealisasikan hak-hak para pendidik tersebut.

“Pembayaran TPG tersebut sangat penting untuk memotivasi para guru madrasah, bahkan peran madrasah harus diperhitungkan pemerintah dalam upaya membentuk karakter bangsa. Tidak perlu diragukan lagi. Ini sejalan dengan komitmen pemerintahan Jokowi yang mendorong agar pendidikan di Indonesia juga mendorong pembentukan karakter anak didik, terutama melalui pendidikan agama, madrasah dan ponpes” tegasnya.

Menteri Agama Lukman Hakim Saifudin yang juga kader PPP mengaku, sangat mengapresiasi DPR RI yang pada akhirnya dapat menyetujui hutang TPG untuk guru madrasah dan PAI. “Saya bersyukur dan berterima kasih kepada rekan-rekan di DPR RI yang memperjuangkan anggaran ini di badan anggaran. Sehingga anggaran untuk kemendikbud dan kemenristekditi turun, namun anggaran kemenag bisa naik.” ujar Lukman. Ismat Nasrulloh

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

[+] kaskus emoticons nartzco