Heboh, Kapal Terdampar di Cidaun

oleh

Warga Mengira Akan Mengeruk Pasir, Padahal Mesinnya Rusak

CIDAUN, waktunews.com – Sebuah kapal pengangkut bahan tambang seberat ribuan ton terdampar di pesisir Pantai Cipandak, di Desa Jayapura Kecamatan Cidaun. Saat terdampar, kapal yang dinahkodai Lohari itu dalam keadaan kosong muatan.

Tokoh masyarakat setempat, Asep Samudra, mengutarakan kapal tersebut sudah terdampar sejak Minggu (13/8) lalu. Masyarakat sendiri mengetahuinya pada pagi hari sekitar pukul 06.00.

Asep memaparkan, saat pertama kali diketahui ada kapal besar dekat pesisir pantai, masyarakat sangat khawatir dan sedikit marah. Hal itu karena warga mengira kapal itu akan kembali mengeruk pasir hitam. Tapi setelah mengetahui kapal tersebut dalam posisi terdampar, baru masyarakat kembali tenang.

“Kata Kapten kapalnya, mereka biasa mengangkut hasil tambang seperti batu bara,” ujarnya.

Dari pihak perusahaan, lanjut Asep, sudah mengirimkan bantuan berupa kapal angkut lain yang bobot dan ukurannya sedikit lebih kecil. Tapi rupanya susah juga mengeluarkan kapal tongkang yang seolah terpisah pasir besi di bibir pantai Cipandak itu.

“Jaraknya dari bibir pantai kira–kira 150 sampai 200 meteran,” katanya.

Menurutnya, kejadian tersebut memang bukan pertama kalinya. Walaupun tidak sering terjadi, tapi selalu saja ada kejadian serupa. Arus kuat dan liar laut pantai Cianjur Selatan diduga menjadi penyebab utamanya.

“Arus dan gelombang ombak di sepadan pantai Cianjur selatan kan memang besar. Wisatawan saja diralang untuk berenang,” tukasnya.

Kabar terakhir yang diterima, kapal yang susah diidentifikasi namanya tersebut terdampar akibat adanya kerusakan pada mesin kapal sejak di tengah laut. Kapal lalu terbawa arus ombak besar pantai Cianjur Selatan hingga ke pesisir pantai Cipandak Cidaun. Hingga berita diturunkan, posisi kapal sudah berada di bibir Pantai Cipendak. Ruslan Ependi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

[+] kaskus emoticons nartzco