Semangat Patriotisme Desa Mande

oleh

MANDE, waktunews.com – Semangat untuk merayakan hari kemerdekaan Indonesia dengan melaksanakan upacara pengibaran bendera terlihat dari seluruh warga Desa Mande Kecamatan Mande yang memadati lapangan. Meskipun cuaca sangat panas, mereka tetap menikuti upacara sampai selesai.

Kepala Desa Mande, Nanang Suryana, menuturkan semua warga dari berbagai kampung baik yang jauh maupun yang dekat mereka tumplek memadati lapangan upacara. Hal ini menjadi sebuah kebanggaan tersendiri baginya. Bagaimana tidak, warga yang mau melaksanakan upacara bendera sampai rela menunggu warga kampug lainnya yang nmemang paling jauh untuk sama-sama melaksanakan penaikan bendera, hingga waktu penaikan pun di mulai pada jam 10.00 WIB.

“Para warga yang dekat hendak menunggu kampung yang paling jauh, sehingga waktu pelaksanaan penaikan mundur satu jam dari waktu yang telah ditentukan. Hal itu mengingat kampung-kampung yang ada di desa kami jaraknya sangat berjauhan,” ungkapnya.

Benar saja, keseriusan warga desa mande dalam mengikuti upacara bendera terlihat dari lapisan barisan terisi. Dimulai dari para pelajar, anak-anak PAUD, para pemuda dan masyarakat semua warga tidak ada yang tidak mengikuti upacara bendera hingga kegiatan terakhir yaitu tampilan parade seni budaya potensi desa.

Pelaksanaan pengibaran bendera pun berjalan dengan lancar tanpa ada kendala apapun. Warga desa pun tidak beranjak dari barisan. Asep (40) warga Kampung Ciputri mengatakan setiap perayaan hari proklamasi kemerdekaan, warga dari berbagai peloksok desa selalu mengikuti upacara bendera. Hal itu sebagai wujud rasa terimakasih terhadap para pahlawan yang telah gugur.

“Semangat 45 itu harus ditumbuhkan, minimal dengan mengikuti upacara bendera sampai selesai. Masa pahlawan kita mati-matian memerdekakan Indonesia, kita tidak bisa menghargainya,” ungkapnya.

Menurutnya, bagi warga Desa Mande mengikuti upacara bendera menjadi sebuah kewajiban dan keharusan bukan hanya melaksanaan tanpa memaknainya dengan penuh keikhlasan.

“Betapa sedihnya pahlawan kita yang telah dengan ikhlas memperjuangkan kemerdekaan jika kita tidak memperingati dan mengikuti upacara bendera. Maka kami pun ikhlas berpanas-panasan melaksanakan upacara bendera,” tutupnya. Ismat Nasrulloh

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

[+] kaskus emoticons nartzco