Langgar Perda, 10 Minimarket Disegel

oleh

CIANJUR – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Cianjur, menyegel sebanyak 10 minimarket yang ada di Cianjur. Sejumlah minimarket itu, diketahui telah melanggar Perda nomor 5 tahun 2016.

DPMPTSP yang didampingi oleh Satpol-PP ini tak segan mendatangi satu persatu minimarket dari pagi hingga petang. Mereka masuk ke dalam toko dan mempertanyakan kepemilikan IMB, SIUP, dan TDP. Dari sekian banyak minimarket yang disidak, 10 di antaranya kedapatan melanggar. Hingga mereka pun menyegel dan meminta para pemilik agar segera menyelesaikan izin-izinnya.

Kepala DPMPTSP, Endang mengatakan, pengecekan izin yang dimiliki minimarket ini dilakukannya bersama Satpol-PP semata demi penagakan perda. Dari kegiatan tersebut kenyataan di lapangan menurutnya masih banyak pelaku usaha seperti minimarket, yang belum mematuhi peraturan seutuhnya.

“Tindakan ini kami lakukan pertama berdasarkan perintah bupati Cianjur dalam penegakan aturan. Kemudian juga berdasarkan informasi di lapangan,” ungkapnya kepada Harian Waktu, kemarin (22/8).

Adapun, Endang menyebutkan, dari 10 minimarket salah satunya yang berada di kawasan Siti Jenab menyalahi IMB. Dalam izin tertulis rumah tinggal, akan tetapi kenyataan di lapangan digunakan sebagai minimarket.

“Kebanyakan yang belum perpanjang TDP. Kemudian hal-hal semacam ini lah yang patut kita awasi. Ke depan selain sidak kami juga berusaha melakukan sosialisasi agar tidak ada lagi minimarket yang menabrak aturan Perda,” kata dia.

Kewajiban dan tanggungjawab ini, menurutnya, ke depan akan terus diemban selama ia masih berkesempatan untuk melaksanakannya. Pasalnya perda sendiri kata Endang, harus dipahami dan dipatuhi oleh seluruh masyarakat.

“Pokoknya sekarang itu kerja, kerja, dan kerja. Bukan zamannya lagi kita duduk manis, dan tunjuk-tunjuk,” tutupnya. Eky Rizky

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

[+] kaskus emoticons nartzco