Keluarga Bayi Hydrocephalus Masih Butuh Bantuan, Shafa Akan Dibawa ke RSHS

oleh

CIANJUR – Shafa (14 bulan), bayi laki-laki yang menderita Hydrocephalus menjalani perawatan di Ruang Samolo 3 Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang Cianjur, sejak Selasa (22/8). Putra dari pasangan Juli Beriyana Saputra dan Dede Nuraima, warga Kampung Sapaan RT 04/RW 02 Desa Cibaregbeg Kecamatan Cibeber itu terus medapatkan perhatian dari berbagai kalangan dan komunitas.

Seperti dari Wakil Bupati Cianjur, Herman Suherman dan komunitas Goup Facebook Kampungna  Cerita Lucu Cianjur (KCLC), yang memberikan advokasi pendampingan perawatan kesehatan bayi Shafa dan kebutuhan hidup alakadarnya bagi orangtuanya.

Juli Beriyana Saputra, orangtua Shafa merasakan terenyuh atas berbagai perhatian dan bantuan yang diterimanya. “Saya tentu saja bersukur, Alhamdulillah banyak orang yang ternyata masih peduli,” ucapnya.

Juli menerangkan, Shafa merupakan anak kedua mereka. Sang kakak terpaksa harus dititipkan di orangtuanya karena saat ini semuanya terfokus pada proses pengobatan Shafa.

Sementara itu Divisi Advokasi Kesehatan KCLC, Verawati, memaparkan saat ini bayi Shafa dalam perhatian Wakil Bupati Cianjur Herman Suherman. Wabup meminta pihak KCLC terus mendampingi proses perawatan hingga selesai.

Vera juga menerangkan, bayi Shafa akan dirujuk ke Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung. Biaya yang mernyatainya hanya keanggotaan BPJS berbayar saja. Sedangkan untuk kebutuhan hidup sehari-hari keluarga Juli, hanya mengandalkan subsidi dari KCLC sebesar Rp 50 ribu per hari.

“Dana Rp 50 ribu itu hasil rempugan kelompok kami,” katanya.

Menurutnya, saat ini keluarga bayi Shafa penderita Hydrocypalus masih membutuhkan bantuan biaya hidup untuk bekal perawatan di RSHS Bandung nanti. Vera menceritaka, dirinya sempat menitikan air mata Sabtu lalu. Ketika bapaknya Shafa akan mencabut perawatan karena tidak punya bekal hidup sehari-hari. “Saya harap, selain bantuan dana, bantulah kami dengan doa,” harapnya.

KCLC sendiri mengaku mengadvokasi masyarakat di bidang kesehatan selain bayi Shafa. Jadi dana hasil donasi penyumbang diatur dan dibagi menurut takaran kebutuhannya. (Ruslan Ependi/Asep Hendrayana)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

[+] kaskus emoticons nartzco