Puluhan Dukun Diarahkan Puskesmas Haurwangi

oleh

HAURWANGI, waktunews.com – Puluhan dukun beranak yang berada di Kecamatan Haurwangi dikumpulkan bersama dengan aparatur pemerintahan dari delapan desa belum lama ini. Mereka digiring oleh tim dari Puskesmas Cipeuyeum untuk menyepakati perjanjian bersama dalam menurunkan angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian balita (AKB).

Perjanjian tersebut dibuat lantaran Kecamatan Haurwangi diketahui beberapa tahun kebelakang menjadi penyumbang AKI serta AKB tertinggi. Dukun beranak yang hadir semuanya diharuskan berkoordinasi dengan para bidan yang berada di Puskesmas Cipeuyeum. Dalam kesepakatan yang ditandatangani itu juga menyertakan sanksi berupa teguran serta denda jika salah satu dukun beranak tidak mau berkoordinasi dengan tim medis Puskesmas Cipeuyeum.

Kepala Puskesmas Cipeuyeum, Yana BUdiana, menjelaskan, sepanjang 2016 hingga 2017 bergulir AKI dan AKB terus mengalami penurunan di Kecamatabn Haurwangi. Pihaknya mencatat saat ini hanya ada satu AKI dan AKB yang terjadi, menurun dari tahun sebelumnya yang mencapai lima peristiwa.

“Alhamdulillah mulai dari tahun 2016 hingga saat ini angkanya terus menurun. Sehubungan dengan hal itu kita yang kepanjangan dari dinas kesehatan (Dinkes), serta diintruksikan bupati Cianjur, membuat kesepakatan dengan para dukun beranak atau yang biasa dikenal paraji untuk mau berkoordinasi dalam menangani masa persalinan,” jelasnya.

Selain itu, menurutnya masing-masing desa juga dalam kesepakatan itu diwajibkan untuk memantau perkembangannya. Sistem jemput bola juga diakuinya akan menjadi tugas staffnya dalam upaya menurunkan AKI dan AKB.

“Pemerintah yang kemarin menandatangani kesepakatan diwajibkan baik secara pribadi maupun posyandu,” kata Yana.

Masih kata Yana, dukun beranak ke depannya akan bekerjasama dengan bidan untuk menangani setiap proses persalinan. Dia juga menyebutkan ada sistem bagi hasil antara bidan dan dukun beranak dari biaya persalinan.

“Langkah ini kami lakukan mengingat di sini masih saja ada keluarga yang panatik terhadap tim medis. Semoga ke depan keduanya antara dukun beranak dan bidan bisa bersinergis untuk menekan AKI dan AKB,” tandasnya. Eky Rizky

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

[+] kaskus emoticons nartzco