Tiga Komisioner Panwaslu Resmi Dilantik

oleh

CIANJUR, waktunews.com – Tiga Komisioner Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Cianjur, resmi dilantik pada Jumat (25/8) lalu. Mereka di antaranya adalah Hadi Zikir Nur yang bertugas di divisi pengawasan dan hubungan antarlembaga sekaligus merangkap ketua, Tatang Sumarna di divisi penindakan pelanggaran, dan Asep Tandang di divisi SDM dan organisasi.

Ketua Panwaslu Kabupaten Cianjur, Hadi Zikir Nur, mengatakan dalam waktu dekat pihaknya akan segera berkunjung ke sejumlah unsur Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspida) Kabupaten Cianjur. “Senin besok (hari ini) agenda silaturahim dengan muspida. Lalu membentuk kepala kesekertariatan,” paparnya saat dikonfirmasi, kemarin (27/8).

Dia menambahkan, pihaknya masih menunggu arahan dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jawa Barat terkait seleksi pengurus Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam). Hadi berharap, pihaknya menjadi lembaga pengawas yang kredibel dalam menjalankan tugasnya.

“Masih tunggu arahan atau petunjuk teknis dari Bawaslu provinsi. Harapannya ya semoga Panwas Cianjur menjadi lembaga pengawas yang kredibel dan independen, serta melayani peserta pemilu dengan adil,” tambahnya.

Sebelumnya, Bawaslu Jawa Barat melantik anggota Panwaslu kabupaten/kota di Hotel Grand Royal Panghegar, Kota Bandung pada Jumat (25/8) sore. Hal itu dalam rangka menghadapi Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur,  serta 10 Bupati/Wakil Bupati dan 6 Walikota/Wakil Walikota serentak di Jawa Barat Tahun 2018. Selain itu juga untuk menghadapi Pemilihan Legislatif serta Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden 2019 yang tahapannya dimulai Tahun 2017.

Ketua Bawaslu Jawa Barat, Drs Harminus Koto, menyampaikan selamat kepada seluruh anggota Panwaslu kabupaten/kota yang terpilih. Menurutnya, dengan pelantikan tersebut maka pengawasan Pemilu di tingkatan kabupaten/kota dalam pemilihan gubernur, bupati dan walikota serta Pemilu Legislatif dan Pilpres dapat mulai efektif dijalankan.

“Tugas Panwaslu kabupaten/kota sudah menanti di hadapan kita. Selain mengawasi tahapan Pemilihan Kepala Daerah, juga beririsan dengan Pengawasan Tahapan Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden 2019. Oleh karena itu kami berharap Anggota Panwaslu yang dilantik ini dapat menjalankan tugas sebaik-baiknya dengan menjaga nilai-nilai integritas, indepedensi dan profesionalitas” tuturnya.

Menurut Herminus, tantangan pengawasan tahapan pemilu menjadi tugas bersama. Bukan hanya lembaga pengawas pemilu tetapi menjadi tanggung jawab semua pihak, baik stakeholder pemilu, media massa, pemerintah daerah serta masyarakat pemilih.

“Oleh karena itu dalam waktu secepatnya, Panwaslu kabupaten/kota segera berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah, Kepolisian, Kejaksaan serta unsur-unsur masyarakat dalam melakukan kerjasama guna mendukung fungsi pengawasan yang optimal.”  tambahnya.

Lanjut dia, tugas awal Panwaslu kabupaten/kota segera membentuk kesekretariatan guna mendukung operasinal kerja dengan berkoordinasi ke Pemerintah Daerah, terkait dukungan personel di kesekretariatannya. Di samping itu pula untuk Panwaslu di 16 kabupaten/kota agar segera berkoordinasi terkait dukungan anggaran pemkab/pemkot dalam pemilihan bupati dan walikotanya sehingga dapat segera melakukan perjanjian Hibah Daerah.

“Tugas lainnya yang sangat penting juga agar panwaslu kabupaten/kota melakukan rekrutmen Panwaslu Kecamatan”  pungkasnya. Muhamad Reza Fauzi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

[+] kaskus emoticons nartzco