Peringatan Hari Koperasi ke 70, Koperasi Butuh Kejujuran

oleh

 

SUKABUMI, waktunews.com – Walikota Sukabumi M.Muraz menilai keberadaaan koperasi di Kota Sukabumi masih perlu diperbaiki. Pasalnya, dalam mengurus koperasi butuh kejujuran dalam menjalankan rodanya, sehingga kedepanya bisa maju serta dapat mensejahterakan anggotanya.”Koperasi di kita masih belum bagus, makanya butuh kejujuran dalam mengurus koperasi,’ ujar Muraz usai membuka seminar perkoperasian dalam rangka peringatan hari koperasi ke 70 di Gedung Auditorium BBPBAT kota Sukabumi. Kemarin

berkaitan dengan  peringatan koperasi kata Muraz, sejatinya dimaknai sebagai wahana untuk memebrikan apresiasi bagi para pelaku pmbangunan koperasi yang telah mengukir prestasi dalam mensjeahterakan anggotanya.”Selain itu peringatan hari koperasi juga harus mampu menggelorakan semangat insan koperasi untuk mengambil peran strategis dalam pembangunan melalui semnagat kepeloporan, keteladanan, bermental juara, serta memiliki kepedulian terhadap masyarakat,”ujarnya.

Muraz juga menyinggung, agar koperasi itu harus fokus menjalankan rodanya yang berujung dalam perekonomian, jangan sampai koperasi itu diadukan dengan politik.”Maksudnya koperasi jangan ber politik, urus saja jalurnya. Termasuk pengurus koperasi harus berani mengambil langkah-langkah baru, berani dan mengambil keputusan-keputusan penting untuk menciptakan perubahan, sehingga koperasi mampu bertahan dalam lingkungan yang penuh persaingan,”tandasnya.

Kepala Dinas Koperasi ,UKM, perdagangan dan Perindutrian (Diskopdagrin) Kota Sukabumi Ayep Supriatna menjelaskan, koperasi di kota sukabumi saat ini berjumlah 313, yang aktif sekitar 187 koperasi, tidak aktif 121, dan yang sudah melaksanakan rapat anggaran tahunan (RAT) berjumlah 68 koperasi, dengan total anggota sebanyak 23.748 orang.”Simpananan anggota mencapai Rp63,74 miliar dengan modal luar Rp122,55 miliar, volume usaha Rp336,45 miliar, total asset Rp2192,51 miliar,” terangnya.

Ayep mengaku, setiap satu minggu sekali pihaknya selalu melakukan evaluasi dengan semua koperasi yang ada di kota sukabumi bersama Dekopinda kota sukabumi. Terutama kepada koperasi yang banyak masalah. Artinya hampir bubar atau sudah dinyatkan tidak sehat.”Kita seminggu sekali panggil semua koperasi, terutama koperasi yang kurang sehat. Kita bantu disitu agar koperasi tersebut bisa hidup lagi. Termasuk memebrikan akses permodalan agar mereka bisa bekerjasama dengan pihak perbankan,”terangnya. Yonk

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

[+] kaskus emoticons nartzco