Mendikbud, Tentang Lagu Indonesia Raya, Umumnya Tidak Merasa Kesulitan

oleh

waktunews.com – Menteri Pendidikan RI, Muhadjir Effendy mewajibkan semua sekolah di tanah air menyanyikan Lagu Indonesia Raya sesuai dengan aslinya. Pelaksanaannya diawali pada setiap upacara sekolah. Diharapkan semua sekolah di tanah akan peduli dan mencintai NKRI sehingga bisa mengukuhkan kesatuan dan persatuan.

Laporan : Rezky Adisty 


Hal tersebut dikatakan Mendikbud, saat melakukan roadshow ke Kota Sukabumi dengan mengungjui salah satu sekolah dasar di Cisaat dan Perguruan tinggi UMMI, di Sukabumi Jawa barat. Menurutnya, lagu Indonesia Raya diwajibkan untuk dinyanyikan 3 stanza.

Sebagai tindaklanjutnya, Mendikbud telah melayangkan surat edaran ke semua sekolah di tanah air. Sosialisasi sekaligus untuk menampung masukan dari sekolah agar tidak memberat dalam pelaksanaannya. Bahkan, dibeberapa daerah sudah uji coba, seperti Sumatera Selatan,  Riau, dan  Palangkaraya. “Umumnya  tidak merasa kesulitan. Hanya kan minta masukan agar tidak jadi masalah di lapangan,”jelasnya.

Kebijakan ini diluncurkan kata Muhadjir, sebagai langkah  memenuhi standar salah satu penguatan karakter nasionalisme. Juga  untuk pembelajaran dan penghayatan  dan memaknai untuk mempekuat nasionalisme dan persatuan bangsa. “Lagu Indonesia Raya 3 Stanza ini aslinya. Selama yang kita nyanyikan itu hanya sepertiga dari keseluruhan lagu. Saya minta semua anak harus menguasai dan menghayati lagi 3 stanza ini. Ditanamkan pada anak dimulai pada upacara,”katanya.

Terkait sekolah di Kota Sukabumi yang kekurangan siswa, Mendikbud mengatakan segera diperbaiki. Dia akan menambil kebijakan agar sekolah negeri tidak membuka pendaftaran di luar yang ditentukan. “Tahun depan dibenahi ini. Dirjen Dasmen sudah mengundang Dinas Pendidian seluruh Indonesia untuk pendataan dan identifikasi masalah dilapangan,”sebutnya.

Pemerintah juga akan memberlakukan sistem zonasi untuk pemerataan siswa. Kelak, tidak ada siswa yang tidak tertampung oleh sekolah terutama sekolah terdekat. “Sekolah negeri dan swasta harus rukun, tidak boleh lagi ada kekurangan siswa. Tidak ada lagi penerimaan siswa gelombang ke dua, saya tau itu.”pungkasnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

[+] kaskus emoticons nartzco