Curug Cibeureum, Air Terjun Cantik di Lereng Gunung Gede Pangrango

oleh

CIPANAS, waktunews.com – Air Terjun Cibereum atau dalam bahasa sunda disebut Curug Cibeureum adalah salah satu wisata alam yang terletak di bawah kaki Gunung Gede Pangrongo sehingga masih termasuk dalam kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango. Jadi jika Anda yang hendak mendaki Gede Pangrango melalui jalur Cibodas pasti melalui jalur menuju Curug Cibeureum ini. Curug Cibereum ini adalah salah satu objek wisata alam favorit pengunjung wisata cibodas.

Selain keindahan Curug atau Air Terjun Cibeureum, selama perjalanan menuju ke lokasi Anda akan disuguhi berbagai pemandangan alam yang indah dan eksotis dengan jarak tempuh 2.7 Km dari pos tiket atau sekitar 45 menit – 1 jam dengan jalan santai. Medan yang menanjak dengan undakan bebatuan dikelilingi hutan yang lebat merupakan daya tarik tersendiri dari Curug Cibeureum ini. Jangan heran jika Anda menemukan pemandangan berbagai jenis burung dan kera yang bergelantungan.

Ada juga telaga biru dan rawa panyangcangan yang bisa Anda nikmati keindahannya selama perjalanan. Serta jembatan panjang yang terbuat dari batu buatan yang sering menjadi salah satu tempat favorit berfoto ria atau selfie selama perjalanan ke Curug Cibeureum ini.

Cukup hanya dengan harga tiket Rp. 18.500/Orang, Anda dapat menikmati pemandangan Curug Cibereum serta menikmati indah dan segarnya alam pegunungan kaki Gunung Gede Pangrango.

Curug Cibeureum berada di ketinggian sekitar 1675 Mdpl dengan memiliki tinggi rata-rata sekitar 40-50 meter, keindahan inilah yang menjadikan kawasan wisata alam Curug Cibeureum selalu ramai dikunjungi wisatawan, tak hanya wisatawan lokal saja, melainkan wisatawan daerah hingga mancanegara juga tertarik untuk berkunjung lho.

Dinamakan Cibeureum karena dahulu konon katanya air yang dialirkannya berwarna merah. Ci dalam bahasa Sunda berarti air dan beureum dalam bahasa Sunda berarti merah. Asal warna merah ini dari dinding tebing curug yang ditumbuhi lumut merah sehingga bila terkena sinar matahari, warna air pun berubah menjadi merah.

Selain mitos air yang berwarna merah tersebut, masih ada juga mitos lainnya yaitu warga setempat meyakini dahulu ada seorang pertapa sakti yang sedang melakukan ritual atau bertapa.  Dikarenakan bertapanya sangat lama akhirnya pertapa tersebut berubah menjadi batu. Konon batu besar yang berada di tengah-tengah air terjun Cibeureum adalah perwujudan dari seorang pertapa sakti tersebut.

Tapi, untuk bisa menikmati keindahan Curug Cibeureum ini tidaklah mudah, dari tempat parkir atau gerbang masuk Taman Nasional Gunung Gede Pangrango kita harus berjalan kaki melewati jalan setapak dengan jarak sekitar 1 km dan dapat ditempuh dengan waktu kurang lebih 1 jam.

Jalan setapak ini juga menjadi jalur pendakian gunung Gede Pangrango, jadi jangan heran ketika kamu datang ke Curug Cibeureum, kamu bertemu dengan banyak pendaki yang juga sedang berwisata di air terjun tersebut. DJ/Net

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

[+] kaskus emoticons nartzco