Taaruf ala Mahasiswa STIS NU, Pengenalan Akademik Berbasis Ahlusunnah Waljamaah

oleh

CIANJUR, waktunews.com – Sebanyak 60 mahasiswa baru Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Nahdlatul Ulama (STIS NU) mengikuti pengenalan akademik yang disebut ta’aruf, kemarin (13/9). Hal itu dilakukan agar para mahasiswa memahami metode perkuliahan berbasis ekonomi hukum Islam.

Ketua Program Setudi Ilmu Ekonomi Syari’ah STIS NU Cianjur. Encep Sopian, mengatakan bahwa mahasiawa baru yang mengikuti taarufan sebelumnya mengikuti proses penyelesksian. Tujuannya untuk mengukur kemampuan mahasiswa baru dalam mamahami ekonomi syariah.

“Tes tulis yang sebelumnya dilakukan untuk memahami sampai sejauh mana pemahaman siswa baru mengenai ekonomi syari’ah yang nantinya mereka pelajari. Ini supaya fokus perkuliahan pun dapat diarahkan seauai kemampuan,” ucapnya.

Kata dia, mahasiswa baru mengikuti pengenalan akademik yang di sebut Taaruf akademik, dengan mengadakan kuliah umum, membahas mengenai sistem perkuliahan dengan sistem Satuan Kredit Semester. Tentunya berbeda dengan metode belajar di sekolah.

“Pengenalan akademik ini, membahas mengenai sistem SKS dan metode perkuliahan, terutama di STIS NU Cianjur yang mempunyai keunggulan dalam pendalaman keilmuan agama ahlusunnah waljamaah. Selain mata kuliah yang wajib,” ungkapnya.

Selain itu, ia menuturkan, setelah pengenalan akademik dilakukan kembali di hari berikutnya pengenalan keorganisasian intra kampus. Tujuannya supaya mahasiswa baru bisa mengembangkan keahlian dan pengetahuannya didalam kegiatan organisasi.

“Di kampus kami ada organisasi internal yang di sebut Dewan Mahasiswa STISN U Cianjur. Jadi mahasiswa dituntut untuk mengikuti organisasi supaya bisa menimbang antara pengetahuan dan pengalaman mahasiswa sehingga ketika terjun kemasyarakat sudah siap, baik mental maupun pengalaman,” paparnya.

Menurutnya, ritual pengenalan kampus dalam simpul kegiatan kampus yang mereka sebu taarufan tersebut juga akan memberikan pembelajatan kepada mahasiswa STISNU, agar dapat membedakan antara mahasiswa lain terutama keunggulan dalam pemahaman agama ahlusunnah waljamaah annahdiyah. Sesuai dengan lembaga yang menaungi STIS NU Cianjur yaitu Nahdlatul Ulama.

“Mahasiswa kami dicetak untuk mempunyai keunggulan dalam bidang keilmuan dan pengetahuan sesuai dengan jurusan yang ada yang juga sudah terakreditasi B. Namun di sisi lain mahasiswa STIS NU juga bisa mengamalkan ilmu keagamaan sesuai dengan lembaga yang menaunginya,” tandasnya. Ismat Nasrulloh

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

[+] kaskus emoticons nartzco