Khawatir Menimpa Siswa, SDN Pacing Rusak Berat

oleh

 

SUKABUMI, waktunews.com – Kondisi bangunanSekolah Dasar Negeri Pacing yang berlokasi di Desa Cikurutug, Kecamatan Cireunghas, Kabupaten Sukabumi memprihatinkan. Pihak sekolah khawatir, sewaktu-waktu dapat menimpa siswanya jika sewaktu-waktu runtuh.

Kepala SDN Pacing, Abidin mengatakan, empat ruangan kelas di sekolahnya saat ini dalam kondisi rusak berat dan terbilang parah. “Saat ini, satu-satunya yang membebani pikiran saya sebagai kepala sekolah dan para guru adalah keselamatan para siswa. Kami khawatir, ruangan kelas yang sudah rusak berat tibat-tiba rubuh dan menimpa para siswa yang sedang belajar. Sungguh, kami khawatir sekali tentang hal ini,” kata Abidin kepada wartawan, akhir pekan lalu.

Pihak sekolah, ujar Abidin, sudah berulang kali mengajukan rehabilitasi berat untuk keempat bangunan tersebut. Usulan rehabilitasi  diajukan ke Muspika, UPTD Pendidikan, dan langsung ke Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi. Namun, sampai saat ini, usulan dari SDN Pacing tersebut belum mendapat respon dari Pemkab Sukabumi.

“Saya sudah mengusulkan perbaikan sekolah ini, namun tidak mendapat jawaban dari pemda. Jujur saja, saya tidak mau disalahkan kalau terjadi musibah di sekolah kami. Saya merasa was-was kalau sekolah kami ambruk, kepala sekolah yang disalahkan. Saya tidak mau seperti itu,” tandas Abidin.

Kondisi empat ruangan kelas yang dikhawatirkan oleh Abidin benar-benar tidak layak pakai. Bagian dindingnya tampak retak-retak dan bagian internitnya telah rapuh karena sering terkena air hujan. Keadaan pada bagian atapnya menunjukkan, bangunan tersebut menebar ancaman maut setiap saat kepada para siswa dan guru yang saban hari berada di ruangan kelas.

“Dari empat kelas yang rusak itu, satu di antaranya benar-benar tidak bisa digunakan karena tingkat kerusakannya sudah sangat parah. Atap, plafon, dan kusen pada ruangan kelas yang ini sudah hancur lebur,” kata dia.

Dalam waktu beberapa bulan ke depan, terutama setelah memasuki musim hujan, lanjut Abidin, dia dan para guru tidak bisa memaksakan para siswanya menggunakan semua ruangan kelas yang rusak berat tersebut. Abidin berharap kepada Pemkab Sukabumi untuk mengambil langkah demi kelangsungan belajar dan keselamatan jiwa para peserta didik. SDN Pacing memiliki 167 siswa. Iyus Firdaus

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

[+] kaskus emoticons nartzco