Inflasi Tidak Perlu Ditakuti Namun Juga Tidak Bisa Diabaikan, Ketua TPID Harus Kepala Daerah

Link Banner

Bandung, waktunews.com  – Struktur organisasi Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) di seluruh Indonesia berubah sesuai dengan Peraturan Presiden dan Keputusan Mendagri. Dimana ketua TPID harus kepala daerah bukan lagi sekretaris daerah.

Kepala Bank Indonesia (BI) Jawa Barat yang juga Dewan Penasehat TPID Jabar, Wiwiek Sisto Widayat mengatakan perubahan ketua ini dilakukan untuk memberikan efisiensi dalam pengambilan keputusan dan bisa lebih cepat.

“Jika provinsi diketuai gubernur sementara dibawahnya diketuai bupati dan walikota. Ini agar koordinasi bisa lebih cepat dan efisien,” ujarnya di Gedung Sate, Senin (30/10).

Sementara itu Gubernur Jabar, Ahmad Heryawan menegaskan keputusan ini harus segera ditindaklanjuti oleh kepala daerah di Jabar.

“Tolong kasih tahu kepala daerah yang tidak hadir disini, adanya perubahan struktur TPID ini. Tujuannya agar bisa lebih cepat bergerak dalam pengendalian inflasi di Jabar,” tegasnya.

Ia menambahkan inflasi tidak perlu ditakuti namun juga tidak bisa diabaikan. Kenaikan harga memang diperlukan karena setiap kali ada inovasi akan ada kenaikan harga barang tersebut, namun yang wajib diperhatikan adalah menjaga keseimbangan harga. Inilah tugas dari TPID yang diketuai oleh kepala daerahnya masing-masing.

Saat ini seluruh kabupaten dan kota di Jabar, sebanyak 27 daerah sudah memiliki TPID tingkat kabupaten dan kota.(Nuecahyani)

Category: Waktu JabarTags:
resto
No Response

Leave a reply "Inflasi Tidak Perlu Ditakuti Namun Juga Tidak Bisa Diabaikan, Ketua TPID Harus Kepala Daerah"

[+] kaskus emoticons