KMSPB Minta Panwaskab Jujur Soal Rekrutmen Panwascam

0 184
Link Banner

CIANJUR, waktunews.com – Koalisi Masyarakat Sipil untuk Pemilu Bersih (KMSPB) mencium aroma tak sedap pada rekrutmen Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) oleh Panitia Pengawas Pemilu Kabupaten (Panwaskab) Cianjur yang sudah selesai beberapa hari lalu. Pasalnya, ada beberapa beberapa orang yang sudah dilantik menjadi Panwascam diduga masih menerima gaji dari negara dengan mengikuti program PKH dan bahkan pegawai sebuah BUMD.

Koordinator Sipil dan Politik KMSPB Ryan Ardiansyah menyatakan, harapan masyarakat Cianjur untuk terciptanya pelaksanaan pesta demokrasi rakyat pada ajang Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Jawa Barat (Jabar) tahun 2018 mendatang yang bersih, jujur, adil dan beradab. “Kalau cara rekrutmen Panwascan seperti ini, saya sanksi,” katanya.

Menurut Ryan, harapan masyarakat tersebut sepertinya masih hanya akan menjadi angan – angan dan harapan belaka. KMSPB meyakini bahwa hasil yang baik hanya akan lahir dari sebuah proses yang baik pula.

Sederhananya, lanjut Ryan, Pilgub Jabar 2018 nanti, dijamin akan menghasilkan calon terpilih yang benar – benar berkualitas dan berintegritas, manakala komponen penyelenggara dan pengawas pesta demokrasi itu sendiri diisi oleh orang terpilih yang memiliki tingkat kejujuran dan integritas yang sudah teruji. “Bukan diisi oleh mereka yang hanya cari rutinitas, apalagi diisi oleh orang – orang yang dititipkan,” tukasnya.

Ryan menghendaki, Panwascam diisi oleh orang – orang pilihan yang berkarakter dan terpercaya hanya akan dihasilkan dari proses seleksi yang matang, ketat dan bebas intervensi dan kepentingan politik praktis. “Tidak dihasilkan dari proses seleksi yang terkesan asal – asalan dan pura – pura ketat,” ucapnya.

Dia membeberkan, beberapa temuannya berkaitan dengan melencengnya rekrutmen Panwascam untuk Pilgub Jabar 2018, di antaranya dengan dugaan kuat banyaknya pendamping program PKH dan Karyawan tetap sebuah BUMD yang lolos dan dilantik menjadi Anggota Panwascam,

“Mereka itu adalah golongan masyarakat yang menerima gaji dari negara. Kan dalam peraturannya tidak boleh,” tegasnya.

Atas berbagai temuan pelanggaran dan adanya beberapa alat bukti, KMSPB akan melaporkannya ke Bawaslu Pusat, Provinsi dan DKPP RI. Selain itu, Ryan juga mengaku sedang melakukan pematangan untuk rencana aksi demontrasi baik ke Kantor Panwaskab ataupun ke DKPP RI guna meminta agar seluruh pelanggaran diusut tuntas.

Sedangkan Anggota Panwaskab yang bertanggungjawab soal rekrutmen Panwascam tidak memberikan tanggapannya saat dikompirmasi persoalan ini melalui telepon selulernya. Ruslan Ependi

Category: Waktu CianjurTags:
example banner
No Response

Leave a reply "KMSPB Minta Panwaskab Jujur Soal Rekrutmen Panwascam"

[+] kaskus emoticons