LPPTKA Kecamatan Naringgul Adakan P2KG Tingkatkan Kompetensi Guru TPQ 

oleh
PELATIHAN: Sebanyak 200 guru Taman Pendidikan Al-Quran (TPA/TPQ) Diniyah Takmiliyah Awaliyah (DTA) mengikuti Pelatihan Peningkatan Kompetensi Guru(P2KG), belum lama ini.

NARINGGUL, waktunews.com – Sebanyak 200 guru Taman Pendidikan Al-Quran (TPA/TPQ) Diniyah Takmiliyah Awaliyah (DTA) mengikuti Pelatihan Peningkatan Kompetensi Guru(P2KG), yang diselenggarakan Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Taman Kanak-kanak Al-Quran Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (LPPTKA BKPRMI) Kecamatan Naringgul. Kegiatan berlangsung di Aula Desa Naringgul, Minggu  (29/10) lalu.
Wakli Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) BKPRMI Kabupaten Cianjur, Dadang Sugianto, mengatakan dalam meningkatkan kompetensi dan pengetahuan guru atau tenaga pendididik di daerah tetringgal, LPPTKA BKPRMI Kecamatan Naringgu menginisiasi adanya pembinaan kepada 200 guru se-kecamatan agar geliat pendidikan lebih maju.
“Kami sangat mengapresiasi inisiasi dari pada LPPTKA BKPRMI Kecamatan Naringgul yang sudah bisa menyelenggarakan pembinaan terhadap guru TPA/TPQ dan DTA, yang sangat penting dan sudah menjadi keharusan bagi lembaga pembinaan. Sebab, di balik pengajaran yang sudah terbiasa dilakukan oleh guru harus juga ada pelatihan teknis mengenai kurikulum pendidikan yang setiap tahun berubah,” ungkapnya.
Sesuai dengan hakikat dan tujuan LPPTKA sebagai Lembaga BKPRMI yang memiliki otonomi dalam mengelola program-programnya secara berkelanjutan. Hal itu sebagai langkah upaya pembinaan dan pengembangan gerakan membaca, menulis, memahami dan mengamalkan Al-Qur’an melalui unit-unit TKA, TPA, serta unit pendidikan dan pengajaran Al-Qur’an lainnya. Tentunya sebagai kewajibannya dalam menjalankan roda organisasi dan lembaga.
“Maka sudah seharusnya sebagai lebaga yang mempunyai otonomi harus menjalankan programnya sesuai dengan amanat silaturahmi tahunnan, yang barang tentu sudah dimusyawaratkan oleh anggota kepada pengurus. Kami berharap agar kecamatan lain bisa menyelenggarakan kegiatan seperti ini, ini adalah tolak ukur bagi kecamatan lain juga,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia mengatakan lembaga ini harus bisa mewujudkan generasi Qur’ani, yaitu generasi ummat yang beriman dan bertaqwa yang menjadikan Al-Qur’an sebagai bacaan utama dan pedoman hidupnya. Berakhlak mulia, sehat, cerdas, dan mempunyai kemandirian yang dinamis serta rasa tanggung jawab sosial yang tinggi, dalam tatanan masyarakat madani.
“Itu semua sebagai rujukan dan platform lebaga yang didirikan atas nama pemuda dan remaja mesjid indonesia yang harus di realisasikan secara nyata dan istiqomah,” ujarnya.
Selain itu dia pun mengatakan, untuk mentor atau pembimbing yang didatangkan dalam kegiatan tersebut tentu harus memenihi kompetensi sesuai dengan pelaksanaan dan tujuan pelatihan dan pembinaan tersebut dengan mengundan LPPTKA tingkat Provinsi Jawa Barat.
“Untuk pembimbing kami sengaja undang dari pengurus tingkat provinsi yang insyaalloh dapat memenuhi tuntutan dan target capaian keberhasilan dalam pelatihan tersebut,” tandasnya. Ismat Nasrulloh

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

[+] kaskus emoticons nartzco