Ribuan Siswa Kota Sukabumi Ikut Deklarasi Resolusi Pemuda Milenial

oleh

SUKABUMI, waktunews.com -Ribuan Siswa-siswi SMK,SMA,dan MA se-Kota Sukabumi ikuti deklarasi resolusi pemuda milenial yang diadakan oleh KPAI Jawa Barat agar terhindar dari radikalisme, narkoba, HIV-AIDS dan kekerasan di aula Kodim 0607 Kota Sukabumi.Senin,(30/10). Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Walikota sukabumi Achmad Fahmi, Anggota Komisi DPR RI Komisi X Fraksi PPP dapil Sukabumi,Reni Marlinawati serta udangan lainya.

Dalam tajuk yang bertemakan aksi semangat untuk Indonesia Kondusif,Komisi Penanggulangan AIDS (KPAI) Jabar menggandeng Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P&K) Jabar, Badan Narkotika Nasional Profinsi (BNNP) Jabar, Kominda jabar bersama pemerintah dan KPAI kota Sukabumi.

Anggota Komisi DPR RI Komisi X Fraksi PPP dapil Sukabumi,Reni Marlinawati Menyebutkan kegiatan tersebut serentak dilaksanaka diseluruh Indonesia. Sedang untuk jawa barat dipusatkan di Kota Sukabumi. Menurutnya kegiatan tersebut sangat positif dan perlu didukung oleh semua pihak.”Sosialisasi ini untuk mengenalkan tentang bagaimana bahaya narkoba, HIV, dan radikisme. Yang merasuk kaum milenial, ini perlu kita dukung,”ujarnya.
Salah satu bentuk kepedulian negara terhadap bahaya tersebut, pihaknya hadir dengan kegiatan sosialisasi seperti ini. Namun menurut Reni yang terpenting adalah peran sekolah dan keluarga.”Namun kembali kepada kita, karena sehebat apapun aturan, hukum dan sanksi sama saja jika dibiarkan. Mari kita dukung kegiatan ini, karena 30 tahun kedepan mereka yang akan jadi pemimpin, oleh karenanya mata rantai radikalisme, HIV AID, narkoba dan kekerasan harus diputus,” ucapnya.

Kepala Sekretaris KPA Propinsi Jabar Iman Tedjarahmana menyebut kegiatan tersebut untuk menciptakan lingkungan yang kondusif bagi anak muda yang akan menghindarkan pemuda dari bujuk rayu radikalisme, penyalahgunaan narkoba dan tindak kekerasan serta HIV-AIDS.”Dukungan dilakukan melalui sosialisasi, pencegahan dini, pelatihan dan pembinaan secara menyeluruh dan berkelanjutan, ujarnya.

Sementara itu, Wakil Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi menyebutkan bahwa kegiatan Delarasi tersebut untuk juga mengarahkan para pelajar ke arah yang lebih positif.”Momen ini menyadarkan seluruh pihak dalam mencegah HIVAIDS, khususnya di Kota Sukabumi. Kita juga berupaya menyadarkan kepada para pelajar yang memiliki masa depan. Berbagai hal yang berkaitan dengan kekerasan, narkoba, HIV/AIDS, ini yang akan merusak masa depan mereka,” jelasnya

kriteria Pelajar Masa Kini, atau yang ia sebut Student Zaman Now. Diantaranya pelajar Kota Sukabumi yang sehat menggunakan internet, tidak merokok dan tidak pacaran. Pria yang juga menjabat sebagai Ketua KPA Kota Sukabumi itu melihat fenomena hari ini, para pelajar bergerak lebih cepat daripada generasi pendahulu.

“Anak-anak kita, para siswa-siswi bergerak lebih cepat daripada sangkaan kita. Dikenalnya juga Student Zaman Now, tidak pernah ketinggalan dari gadget. Lalu Student Zaman Now tidak ada lagi yang pacaran. Jadilah jomblo fisabilillah, jomblo lillahita’ala,” tutupnya. Rezki Adisty

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

[+] kaskus emoticons nartzco