Pembangunan PT HZ dan J Medika Terancam Dihentikan, Wabup Panggil Kepala DPMPTSP Baru

Link Banner

CIANJUR, waktunews.com – Wakil Bupati (Wabup) Cianjur, Herman Suherman menyoroti nota dinas yang direkomendasikan oleh Komisi I DPRD Cianjur, mengenai pembangunan PT HZ dan J Medika yang diketahui melanggar moratorium lahan produktif. Demi mengetahui persis duduk persoalan tersebut, Herman berencana akan memanggil kepala dinas penanaman modal dan pelayanan terpadu satu pintu (DPMPTSP), serta kasat Pol-PP.

Sementara ini, saat ditanya soal tanggapan dirinya mengenai PT HZ danJ Medika yang kedapatan melanggar, Herman belum bisa memberikan keterangan banyak. Maka dari itu, ia meminta Kepala DPMPTSP, Cecep Alamsyah memberikan penjelasan sejak awal permasalahan ini bermula.

“Saya mau manggil Kepala DPMPTSP dan Kasatpol-PP dulu. Pengen tahu dulu permasalahannya. Maaf yah,”  ujarnya saat disinggung soal nota dinas rekomendasi Komisi I DPRD Cianjur.

Di lain pihak, Wakil Ketua Komisi I DPRD Cianjur, Muhammad Isnaeni menuturkan, bahwa pihaknya sudah memberikan rekomendasi nota dinas ke DPMPTSP, serta Satpol-pp. Dengan demikian, ia meminta mitra kerjanya itu untuk melaksanakan eksekusi atas rekomendasi yang dikeluarkannya.

“Rekomendasi itu keluar berdasarkan putusan rapat komisi. Tahapannya juga sudah kami laksanakan. Seperti misalnya rapat dengar dengan yang bersangkutan, dan investigasi ke lapangan,” paparnya.

Isnaeni juga menyebutkan, pembangunan lahan parkir, klinik, serta laboratorium sekolah yang dilaksanakan PT HZ dan J Medika sementara waktu memang harus dihentikan. Pasalnya, pihak pengembang tersebut menurutnya harus terlebih dahulu membenahi pelanggaran yang dilakukannya.

“Pembenahan kesalahan itu, bisa mereka laksanakan dengan mengurusi proses perizinan. Mereka kan pakai lahan produktif, maka dari itu mereka juga harus mengikuti aturan main yang berlaku,” tegasnya.

Menyikapi hal ini l, penanggung jawab pembangunan yang dilakukan PT HZ dan J Medika, Ajat Sudrajat mengaku pasrah. Pihaknya akan merelakan pembangunannya dihentikan, jika memang pemerintah memutuskan hal tersebut.

“Tadinya kita minta toleransi kepada pemerintah, agar kami bisa menyelesaikan sebagian pekerjaan. Namun jika tidak dikehendaki ya kami pasrah saja,” tutupnya. Eky Rizky

Category: Hukum & Politik, NewsTags:
resto
No Response

Leave a reply "Pembangunan PT HZ dan J Medika Terancam Dihentikan, Wabup Panggil Kepala DPMPTSP Baru"

[+] kaskus emoticons