Antisipasi Kemacetan Dan Jelang dioprasikannya Jalan Tol Soroja, Polsek Gelar Rekayasa Jalur

Link Banner

Jalur yang sebelumnya untuk dua arah menjadi satu arah,

Kapolsek Soreang Ricarl Laute mengguna pengeras suara memberikan sosialisasi kepada para pengendara kendaraan yang melitasi di lokasi jalur yang dilakukan rekayasa

Bandung, waktunews.com –Soreang Sebagai upaya antisipasi jelang dioperasikannya jalan Tol Soreang-Pasirkoja (Soroja), uji coba rekayasa jalur disejumlah titik jalan di wilayah kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung, digelar oleh Polsek Soreang, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bandung dan Pemerintah Kecamatan Soreang,, Selasa (7/11/2017).

Kapolsek Soreang, Kompol Richard Latue mengatakan, uji coba rekayasa jalur ini lebih difokuskan di jalan-jalan yang melintasi sekitaran Alun-alun Soreang, RSUD Soreang dan Polsek Soreang.

“Rekayasa jalur ini terutama di titik-titik yang dianggap sering macet. Karena sebelum jalan tol ada pun kemacetan tak bisa dihindarkan, apalagi setelah nanti dioperasikan kemungkinan volume kendaraan menuju arah kawasan wisata Ciwidey bertambah,” ujar Richard di sela uji coba rekayasa jalur.

Tentunya, kata Richard, hasil dari uji coba rekayasa jalur ini akan menjadi evaluasi untuk ke depannya. Apakah nantinya akan diberlakukan permanen atau dikembalikan ke jalur normal.

“Jadi ada jalur yang asalnya dua arah, kami coba rubah menjadi satu arah. Nanti akan dievaluasi lagi, jadi nanti kita lihat hasilnya,” katanya.

Di kawasan sekitar RSUD dan Alun-alun Soreang ini memang kemacetan sering kali tak bisa terhindarkan. Kondisi ini, kata dia, disebabkan kurangnya kesadaran dari para pengguna jalan untuk mengikuti aturan.

“Penyebabnya pengguna jalan tidak disiplin, parkir sembarangan di pinggir jalan dan di titik yang dilarang, serta supir angkot sering mengangkut penumpang di sembarang tempat,” terangnya.

Sementara itu, Kasi Rekayasa Lalu Lintas Dishub Kabupaten Bandung, Isnuri Winarko menambahkan, dicobanya beberapa jalur yang sebelumnya untuk dua arah menjadi satu arah, mengingat beberapa ruas jalan yang kondisinya sempit.

“Seperti yang disamping RSUD Soreang, sebenarnya itu kondisinya tidak memungkinkan dua arah, makanya kami coba disatu arahkan khusus kendaraan yang dari arah Ciwidey menuju Soreang,” kata Isnuri.

Isnuri mengatakan, sejumlah titik jalur yang direkayasa di antaranya jalan samping RSUD yang awalnya dilalui dua arah kini hanya bisa dilalui satu arah untuk kendaraan dari Ciwidey menuju Soreang, kemudian jalan depan Polsek Soreang yang semua satu arah ke bawah dari Ciwidey ke Soreang, kini ke atas dari Soreang menuju Ciwidey.

“Tapi, untuk antisipasi yang mau ke IGD, silahkan kalau urgen bisa langsung masuk. Karena kan tidak bisa langsung belok kanan dari arah Pemda. Nanti kami lihat, tapi diharapkan rekayasa ini bisa digelar seterusnya,” katanya.

Berdasarkan pantauan di lokasi, tidak sedikit masyarakat pengguna jalan yang masih kebingungan dengan rekayasa jalur ini, karena belum mengetahuinya. Kendati demikian, pengedara yang kebingungan diberikan arahan oleh anggota gabungan dari Polsek, Dishub dan Satpol PP.

“Masyarakat memang beberapa masih kebingungan, padahal sosialisasi sudah satu bulan lalu. Namun memang kemungkinan tidak semua tahu, kemarin pun di medsos Dishub Kabupaten Bandung juga disosialisasikan. Tapi petugas mengarahkan,” pungkasnya (Tandi)

 

Category: Waktu JabarTags:
resto
No Response

Leave a reply "Antisipasi Kemacetan Dan Jelang dioprasikannya Jalan Tol Soroja, Polsek Gelar Rekayasa Jalur"

[+] kaskus emoticons