BNNK Tes Urin Anggota DPRD, Separuh Anggota Tidak Hadir

oleh

CIANJUR, waktunews.com -Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Cianjur menggelar tes urin terhadap anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Cianjur, kemarin (7/11) pagi.Kegiatan itudilaksanakan bersamaan dengan Rapat Paripurna Pembahasan Rancangan APBD 2018.

Namun dari 50 anggota Dewan, hanya 30 orang saja yang mengikuti kegiatan tersebut.

Kepala BNNK Cianjur, Dr Basuki, mengatakan, ‎tes urin tersebut merupakan program rutin. Sebelumnya sudah dilakukan terlebih dulu di lingkungan eksekutif.

“Kegiatan ini (tes urine, red) penting dilakukan untuk memastikan seluruh pejabat pemerintah dan legislatif di Kabupaten Cianjur bersih dari narkoba,” kata Basuki, kepada wartawan, disela-sela kegiatan.

Selain itu, jelas Basuki, untuk legislatif kegiatan tersebut memiliki fungsi legislasi yang diharapkan nantinya bisa mendukung pemberantasan narkoba. Nantinya, hasil tes urin akan diserahkan kepada pimpinan dewan.

Namun jika kewenangan publikasi diserahkan ke BNNK Cianjur, pihaknya yang akan mengemukakan hasilnya. “Itu nanti kebijakannya di pimpinan dewan. Tapi kalau data dari 2014, belum ada yang ditemukan positif narkoba,” ungkapnya

Sementara itu Ketua DPRD Kabupaten Cianjur, Yadi Mulyadi, mengatakan, ‎kegiatan tes urin dinilai bagus dan selaras dengan instruksi Mendagri, dimana harus memerangi musuh negara. Di antaranya narkoba, korupsi, serta radikallisme.

“‎Kami di Dewan juga mendukung pemberantasan narkoba, makanya dilakukan tes urine ini,” ungkap Yadi.

Yadi mengatakan, anggota Dewan yang‎ tidak ikut tes urine tersebutdiarahkan untuk menyusul atau mendatangi Kantor BNNK Cianjur untuk menjalani tes.

“Seperti biasanya, yang tidak bisa hadir di hari pelaksanaan, bakal menyusul,” katanya

Ditanya sanksi apa yang dikenakan bagi anggota dewan yang terbukti positif, Yadi belum mau berkomentar banyak. “Kan positif itu belum tentu narkoba, bisa karena obat yang dikonsumsi karena sakit. Tapi kalau positif narkoba, lihat saja nanti bagaimana sanksinya,” pungkas Yadi.Yadi juga menambahkan, kegiatan tersebut merupakan bukti komitmen antara pihaknya dengan BNNK Cianjur guna membersihkan peredaran narkoba dari Kota Tauco. “Pemberantasan narkoba harus diawali dari kita terlebih dahulu. Sebab masyarakat akan mencontoh prilaku panutannya,” tambahnya.
Dia meyakinkan, tidak ada satupun anggota DPRD Cianjur yang terlibat ke dalam jaringan maupun penyalahgunaan narkoba. Pasalnya, setiap anggota DPRD tidak lepas dari peranannya dalam membina mereka.

“Selain itu mereka juga kan sudah disumpah untuk dapat berbakti kepada masyarakat. Artinya berbakti itu juga harus memberikan contoh yang baik terhadap warga, bukan sebaliknya,” tandasnya. Syamsuri/Eky Rizky

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

[+] kaskus emoticons nartzco