Baznas dan Bupati Salurkan Santunan IRM di Cugenang, Ada 500 Penerima dari 16 Desa

oleh

PROGRAM: Sebanyak 500 jiwa dari 16 desa di Kecamatan Cugenang menerima program IRM.

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Cianjur, bersama Bupati Cianjur H Irvan Rivano Muchtar, menyalurkan program santunan Insentif Rakyat Miskin atau lebih dikenal Program IRM. Kegiatan itu berlangsung di Masjid Al-Firdaus Cugenang, kemarin (8/11).

Laporan: Asep Hendrayana/HW 6

Dalam kegiatan tersebut turut juga hadir Camat Cugenang, Dedi Suryadi, Ketua Baznas Kabupaten Cianjur, Yusep Umar, Anggota DPRD Kabupaten Cianjur, M Toha, Muspika Cugenang, serta pejabat Kecamatan Cugenang lainnya.

Humas Baznas Kabupaten Cianjur, Taufik Misbahudin mengatakan bahwa penyaluran Dana Santunan IRM yang digagas Bupati Cianjur, adalah merupakan kegiatan yang kelima . Setelah sebelumnya dilaksanakan di empat kecamatan yang meliputi Bojongpicung, Campaka Mulya, Takokak, dan Tanggeung.

“Penyerahan santunan IRM di Kecamatan Cugenang ini merupakan santunan kali kelima, dengan jumlah penerima 500 jiwa yang berasal dari 16 desa. Secara khusus diberikan kepada masyarakat yang tidak bisa lagi usaha atau tidak memiliki penghasilan dan belum menerima bantuan dari pemerintah,” kata dia

Dia berharap agar setiap penerima manfaat t dapat memanfaatkannya dengan baik. Sedangkan untuk para munfik atau orang yang berinfak yang terdiri dari para PNS di lingkungan Pemda Kabupaten Cianjur, agar diberikan kebarokahan hartanya dan bermanfaat.

Kemudian, tambah dia, kepada masyarakat yang belum mendapatkan giliran, Insya Allah Baznas akan tetap menyalurkannya sesuai dengan amanat yang diharapkan oleh bupati beserta para pegawainya.

“Semoga Bupati Cianjur DR H Irvan Rivano Muchtar, yang berhasil mengajak para pegawainya untuk berinfak diberikan kesehatan dan kebarokahan, juga diberikan ketabahan dan kesabaran dalam memimpinnya,” ucap dia.

Dalam sambutannya,  Bupati Cianjur menyampaikan bahwa program santunan tersebut merupakan program Pemerintah Kabupaten Cianjur yaitu “Aku Cinta Shodakoh”. Sumber dananya berasal dari infak dan shodakoh dari PNS di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cianjur.

“Mudah-mudahan dengan adanya kegiatan ini, kabupaten dan masyarakat Cianjur diangkat harkat dan drajatnya sehingga lebih unggul dari kabupaten atau kota yang lainnya,” harapnya.

Sementara itu Titim (57), salah satu penerima manfaat asal Desa Wangunjaya, bersyukur atas bantuan tersebut. “Alhamdulillah mendapat rezeki, mudah-mudahan kepada siapa saja yang sudah menzakatkan sebagian hartanya buat kami dipanjangkan umur dan semakin dilimpahkan rezekinya,” ucapnya. Asep Hendrayana/HW 6

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

[+] kaskus emoticons nartzco