Bupati Apresiasi Paguyuban KSM, Harus Mampu Jamin Keberlanjutan Program

oleh

APRESIASI: Bupati Cianjur beserta jajaran pengurus Paguyuban KSM Sanitasi dan Air Bersih saat satu panggung pada acara CNL Desa Babakan Karet Kecamatan Cianjur.

Cianjur, waktunews.com – Bupati Cianjur, Irvan Rivano Muchtar, mengapresiasi terbentuknya Organisasi Paguyuban Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Sanitasi dan Air Bersih se-Kabupaten .Cianjur. Hal itu karena dilihat dari peran Paguyuban KSM Sanitasi dan Air Bersih merupakan mitra Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur dalam menunjang keberhasilan segala program menyangkut sanitasi dan air bersih di Dinas Perumahan Pemukiman dan Pertanahan.

 “Paguyuban harus mampu menjamin keberlanjutan program dari Pemkab Cianjur itu sendiri. Membantu program Pemkab itu pada ahirnya sama juga membantu masyarakat penerima manfaat. Baik bantuan sanitasi maupun air bersih terlayani dengan baik,” ucap Bupati di sela–sela kegiatan Cianjur Ngawangun Lembur (CNL) di Desa Babakan Karet Kecamatan Cianjur.

Bupati Cianjur mengharapkan, organisasi paguyuban ini dapat juga membantu KSM yang telah terbentuk dan menerima program dari Pemkab.

Kepala Bidang (Kabid) Air Bersih pada Dinas Perumahan Pemukiman dan Pertanahan Kabupaten Cianjur, Latip Ridwan, menyatakan dirinya hanya sebagai pembina teknis dalam Paguyuban KSM Sanitasi dan Air Bersih.

 “Sejak awal komunikasi antara dinas dan para KSM memang terlajin sangat baik. Jadi saat ada ide pembentukan wadah KSM, kami sudah mengetahuinya sejak semua. Pak Kadis serta saya sendiri menyambutnya dengan baik,” katanya.

Latip mengaku dirinya saat ini sedang berupaya memfasilitasi agar Paguyuban KSM Sanitasi dan Air Bersih ini segera disahkan dengan terbitnya Surat Keputusan dari Bupati Cianjur.

 “Mohon doa dari semuanya, kita perjuangkan bersama – sama,” ujarnya.

Ketua Paguyuban KSM Sanitasi dan Air Bersih, Ganthi, menerangkan tujuan dari organisasinya adalah, sebagai wadah KSM untuk secara bersama sama, memajukan kesejahteraan anggota dan masyarakat pemanfaat terkait bantuan pemerintah pada sistem pengelolaan air bersih dan sanitasi.

“Basisnya dari pemerintah, oleh masyarakat, dan untuk masyarakat,” katanya saat ditemui di posko yang beralamat di Kelurahan Bojongherang Kecamatan Cianjur.

Ganthi menjelaskan soal keanggotaan yang terdiri dari para pengurus KSM pengelola air bersih dan sanitasi/ IPAL komunal/mck yang telah terbentuk baik di desa – desa maupun kelurahan seluruh Kabupaten Cianjur.

“Untuk saat ini KSM Sanitasi ada 11 KSM air bersih ada 10 KSM. Sedangkan personilnya setiap KSM itu ada yang belasan hingga puluhan orang,” ungkapnya.

Kegiatan sudah dilaksanakan oleh paguyuban adalah membina KSM yang telah mendapat bantuan program air bersih untuk bisa beroperasi atau melayani masyarakat baik itu dari sisi teknis maupun administrasi. Rencana ke depannya yakni, mendata kembali KSM yang sudah ada di desa – desa, apakah masih beroperasi, tidak beroperasi ataupun apabila ada kendalanya, kita bersama sama dengan dinas mencari solusinya.

 “Untuk saat ini kita sedang fokus di pembuatan legal formal paguyuban, disamping melaksanakan pendampingan KSM itu,” tambahnya.

Untuk mempermudah komunikasi dan koordinasi antar wilayah, Ganthi memaparkan, setiap wilayah di Kabupaten Cianjur dipimpin oleh personil yang menjadi Korwil. Cianjur yang meliputi wilayah Karangtengah, Mande, Haurwangi, Bojongpicung Korwilnya Deni Abdul Kholik. Sedangkan wilayah Cianjur Selatan diantaranya Tanggeng, Cijati, Kadupandak, Leles, dan Agrabinta Korwilnya Dadang Sugianto.

“Sekali lagi ini untuk memudahkan koordinasi dan komunikasi. Untuk wilayah lain dan kecamatan lain akan digarap setelah SK atau asa legalitas kita ada,” pungkasnya. Ruslan Ependi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

[+] kaskus emoticons nartzco