Klarifikasi Masalah Rastra, Pengurus RT dan RW Dikumpulkan

oleh

 

CIANJUR, waktunews.com – Pemerintah Desa (Pemdes) Sukamanah Kecamatan Cugenang mengumpulkan sejumlah pengurus RT dan RW untuk musyawarah mengklarifikasi permasalahan beras untuk rakyat sejahtera (rastra), Kamis (16/11) lalu. Mereka dikumpulkan di aula kantor desa.

Semula pihak RT danRW di Desa Sukamanah mengaku tidak tahu bahwa beras yang mereka jual ke warga harus dibeli dari Bulog. Padahal selama ini yang menalangi ke pihak Bulog adalah pemerintah desa.

Sebelumnya, rastra dikelola oleh pihak RT. Namun sirkulasinya tidak berjalan dengan baik dikarenakan ada beberapa ketua RT yang nunggak pembayarannya.

Ketua BPD Sukamanah, Mumu M, mengatakan pihak kecamatan beranggapan bahwa desanya bermasalah dengan Bulog. “Padahal Bulog yang punya hutang sama kami sebanyak dua pagu, tapi sekarang alhamdulillah sudah selesai,” tuturnya.

Hasil musyawarah, rastra kembali dikelola oleh pemerintah desa. Ia berharap untuk ke depannya sirkulasi beras akan berjalan dengan lancar. “Jika masih ada ketua RT yang menunggak pembayarannya, maka ketua RW yang akan menagihnya, ucap Mumu.

Kepala Desa Sukamanah, Enang Saepudin, menuturkan selama ini pihaknya selalu membayar kepada Bulog walaupun terlambat. Namun yang jadi permasalahan sebenarnya ada di ketua RT yang menunggak hingga pada akhirnya pemdes yang disalahkan.

“Kalau harus terus menutupi kekurangan kami juga bingung sementara biaya bongkar itu sudah jelas kami yang bayar” kata Enang saat ditemui di kediamannya.

Ia juga menambahkan, pemerintah desa mengizinkan kepada Ketua RT untuk mengelola beras dengan catatan harus bisa mengelolanya jangan sampai ada yang menunggak pembayarannya.

“Saya berharap RT/RW mau berkoordinasi dengan pihak desa. Jadi ketika ada permasalahan bisa duduk bersama untuk mencari jalan keluarnya,” tandasnya. HW 6

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

[+] kaskus emoticons nartzco