Perumdam Tirta Mukti Bersiap Luncurkan Air Minum Kemasan

oleh

 

  Cianjur, waktunews.com – Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Mukti membuat inovasi berupa produk kemasan air mineral berukuran isi 600 Mili Liter (ML) (27/11)

  Inovasi pemanfaatan potensi air bersih layak konsumsi itu, tidak terlepas dari kepemimpinan H. Irvan Rivano Muchtar sebagai Bupati  Cianjur, yang terus mendorong agar setiap komponen baik pemerintah, swasta, BUMD maupun kelompok masyarakat melakukan inovasi terbaik hingga Jargon Cianjur Jago, yang berarti Cianjur unggul dalam segala bidang mampu terwujud.

. Direktur Perumdam Cianjur, Budi Karyawan mengatakan, inovasi potensi air itu, semula, hanya melalui pipanisasi, sebagai air bersih yang dikonsumsi dan dibutuhkan masyarakat.

 “Sesuai standarisasi air yang dikonsumsi dan dibutuhkan,” katanya.

  Budi memaparkan, Standar kandungan air bersih yang dikelola Perumdam, berdasarkan hasil pemeriksaan dari Pemenkes RI No 492/Menkes/Per/IV/2010 tanggal 14 maret 2017 hingga 17-21 maret 2017, mengenai kandungan kimia kualitas air dengan parameter fisika dan kimia (organik dan non organik), hingga pada proses pengolahan air minumnya, telah memenuhi syarat kesehatan dan dapat langsung  dikonsumsi oleh masyarakat.

  “Kualitas airnya sangat baik dan layak minum,” paparnya.

   Menurut Direktur Perumdam Tirta Mukti, dengan hasil pemeriksaan tersebut, langkah selanjutnya adalah pengembangan pendistribusiannya. Sekarang tidak hanya melalui pipanisasi, tetapi juga akan dilakukan inovasi teknologi dalam bentuk kemasan air mineral ukuran isi bersih 600 ML.

   “Perumdam siap untuk berkompetisi dengan produk lainnya. Kami pasarkan atau jual guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah,” tukasnya mantap.

  Budi memaparkan, inovasi kemasannya itu akan distribusikan sekaligus diperkenalkan  pada acara resmi kedinasan sebagai langkah promosi. Dengan cara ini, secara bertahap produk air mineral kemasan Perumdam Tirta Murti akan dikenal dan dibeli oleh masyarakat luas.

  “Kualitas kita sangat terjamin. Prosesnya dari sumber daya alam Cianjur, oleh orang Cianjur dan hasilnya berupa PAD, juga untuk masyarakat Cianjur,” papar Budi Karyawan.

  Awal idenya, tambah Budi, dari Pak Bupati saat kunjungan ke Yogyakarta, bertemu dengan mahasiswa asal cianjur yang kuliah di sana. Dalam dialog yang disampaikan sambil lesehan, mahasiswa menyampaikan kepada Bupati ada keunggulan apa di Yogyakarta  yang bisa diterapkan di Cianjur. Diantaranya di Kabupaten Kulonprogo. Dimana produksi AMDK PDAM, bisa menguasai pangsa pasar lokal 20 %.

  “Dari sinilah idenya, Kolonprogo saja bisa, kenapa Cianjur tidak ?.” ungkapnya

   Sebagai Direktur Utama dari Perumdam Tirta Mukti yang tak lain adalah sebuah Perusahaan BUMD di Cianjur, Budi Karyawan menegaskan inovasi yang dilakukannya adalah hasil dorongan dan motivasi dari Bupati Cianjur tersebut.

  “Jargon Cianjur Jago, turut pula memecut kami agar tampil sebagai unggulan dalam pelayanan kualitas air minum kepada masyarakat,” pungkasnya. Ruslan Ependia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

[+] kaskus emoticons nartzco