Harga Cabai Di Musim Hujan Mulai Pedas

0 33
Link Banner

CIANJUR, waktunews.com – Harga beberapa kebutuhan pokok di Pasar Induk Cianjur, mengalami kenaikan. Komoditi yang saat ini mengalamai kenaikan harga yang cukup melonjak, terjadi pada jenis cabe berbagai varian, antara lain cabai tanjung, cabai keriting dan cabai tw.

saluh seorang Petugas Pasar Induk Cianjur, Ismail Marzuki menyebutkan bahwa, jika dibanding pada minggu pertama bulan November  lalu, yaitu tangga 7 dengan minggu ke 4 tanggal 29 November, kenaikan harga pada beberapa jenis cabai  cukup tinggi diberkisar Rp. 10.000 hingga Rp. 15.0000 .

Kenaikan yang cukup signifikan terjadi pada jenis cabai tanjung dengan harga semula Rp. 32.000 dan terakhir Rp. 48.000, cabai tanjung mengalami kenaikan harga sebesar Rp. 16. 000. Sedangkan untuk  cabai  keriting dari Rp. 28.000 menjadi Rp. 35.000. Untuk cabai tw sendiri kenaikan harga mencapai Rp.10.000 yakni dari harga Rp. 22.000 menjadi Rp. 32.000.

“kalau jenis lainnya sih harganya setabil Cabai rawit merah tetap di Rp. 20.000, Cabai rawit hijau Rp. 20.000 Cabai hijau Rp.16.000,” papar dia.

Salah seorang pedagan di Pasar Induk Cianjur, Tatang (53) mengungkapkan, kenaikan harga terjadi karena datangnya musim penghujan, yang membuat pengiriman cabai dari petani tidak bisa ditentukan.

“Kalau musim hujan, barang-barang tersendat pengirimannya. Stok tak menentu, jadi harganya naik,” kata dia.

Tatang merasa tidak tahu secara secara detail faktor musim hujan begitu berpengaruh pada pada petani cabai. Dirinya hanya menerima akibatnya sehingga menurunnya omzet  penjualan cabai di lapak dagangannya.

Sementara itu, Ketua Gabungan Kelompok Tani Multi Jaya Giri (Gapoktan Mujagi), H Suhendar mengatakan, sebetulnya ketersediaan cabai di kelas petani masih ada. Namun karena saat ini musin hujan, jadi cabai belum bisa dipanen.

“Faktor keenganan panen saat hujan saja. Bukan apa – apa,” katanya.

Sebagai orang yang piawai dalam berkebun cabai, Suhendar yang pernah melanglang buana ke Negri Sakura Jepang dan Usbekkistan karena keahliannya ini menjelaskan. Kalau musim penghujan dalam katagori normal seperti sekarang ini, stok cabai ditingkat petani aman. Tapi bila curah hujan begitu besar dan terus menerus beberapa hari, itu baru bencana. Bisa dipastikan akan terjadinya gagal panen.

“Tapi, tanda – tanda alam kearah bencana gagal panen, tidak atau belum saya temukan. Jadi, sekali lagi pasokan cabai ditingkat petani aman,” pungkasnya.

Khabar terakhir dari petugas Pasar Induk Cianjur, saat ini bukan hanya cabai saja yang mengalami kenaikan harga. Beberapa komoditi lainnya mengalami hal serupa. Diantaranya    untuk saledri kenaikan harga mencapai Rp.16.000, yakni dari Rp. 14.000 menjadi Rp.  25.000 ,  bawang putih kenaikan harganya Rp. 4000, dari Rp.18.000 menjadi Rp. 22.000. Telur dari Rp.19.500 menjadi Rp.  22.500. Asep Hendrayana

Category: Advetorial, Bisnis, Waktu CianjurTags:
resto
No Response

Leave a reply "Harga Cabai Di Musim Hujan Mulai Pedas"

[+] kaskus emoticons