PKBM Nurul Fata Fasilitasi Kaum Difabel untuk Sekolah

Link Banner

CIANJUR, waktunews.com – Sekolah bagi kaum difabel (kemampuan berbeda atau cacat), sangat diperlukan. Bukan hanya keterbatasan kemampuan fisik yang menghalami mereka untuk mengakses pendidikan, namun keberadaan sekolah bagi mereka juga menjadi masalah serius. Selama ini pemerintah hanya menyediakan sekolah luar biasa (SLB), di kota, sekolah kaum difabel tidak ada di kecamatan atau di desa.

“Kondisi ini tentu saja merugikan kaum difabel di daerah pinggiran kabupaten,” kata Ketua Pusat Kegiatan Belajar Masyararakat (PKBM), Nurul Fata Maleber Cianjur Deni Abdul Kholik saat memperingati Hari Difabel Internasional, Minggu (3/12).

Menurut Deni , kaum difabel sangat sulit mengakses pendidikan demi masa depan. Akibatnya sampai kapan pun kaum difabel tidak mampu meningkatkan kualitas hidupnya sebagai insan pembelajar. Melihat kondisi seperti ini, kata Deni, PKBM Nurul Fata melakukan usaha deteksi dini kepada anak-anak yang diduga sebagai difabel. PKBM Nurul Fata membentuk tim untuk datang ke desa-desa yang berada di pinggiran, tujuannya mendata kaum difabel untuk sekolah di PKBM, atau sekolah non formal, paket A/SD, paket B/SMP dan paket C/SMA.

“Memperjuangkan pendidikan kaum difabel harus sabar. Berbagai kendala di lapangan seperti kesadaran keluarga, jarak, waktu. Kami inten memberikan pemahaman kepada warga bahwa kaum difabel juga harus belajar dan bisa berprestasi seperti halnya anak-anak normal lainnya,” tutur Deni yang kini merambah menjadi politisi muda ini.

Kata Deni, berdasarkan hasil pendataan ada salah seorang warga bernama Sahimah Soraya (13), warga Kampung Cikole Desa Maleber Kecamatan Karangtengah Cianjur. Sahimah memiliki kelainan berbeda yaitu tidak bisa menggerakan kakinya atau lumpuh. “Sebenarnya Sahimah harus belajar di sekolah SLB, tetapi keluarganya tidak mampu. Ibunya kerjanya di Jakarta, sementara bapaknya menikah lagi. Sahimah dititipkan di kakak ibunya,” paparnya.

Karena tidak sekolah, papar Deni, PKBM Nurul Fata memfasilitasi Sahimah untuk belajar di PKBM. Kini Sahimah belajar sebagai siswa paket A atau setara SD. “Meski difabel, tetapi Sahimah tetap harus belajar dan bisa beprestasi,” paparnya.

Deni menambahkan, PKBM Nurul Fata akan terus memberikan hak yang sama belajar kepada warga belajar, baik difabel atau warga biasa. “Kita ingin pendidikan di Cianjur meningkat, kalau pendidikan meningkat, insa allah cianjur akan semakin maju,” pungkasnya. Agus

Category: Waktu CianjurTags:
resto
No Response

Leave a reply "PKBM Nurul Fata Fasilitasi Kaum Difabel untuk Sekolah"

[+] kaskus emoticons