Pedagang Daging Ayam Ancam Mogok Jualan

oleh

 

Foto: Farhaan M Ridwan/Waktunews.com
MAHAL: Harga daging ayam masih mahal sejak Natal dan Tahun Baru sampai saat ini.

CIANJUR – Asosiasi Pedagang Daging Domba Ayam dan Sapi (APDDAS) Cianjur mengadakan audensi di Kantor K5 Pasar Cipanas. Hal itu karena harga daging ayam sejak Natal dan Tahun Baru mahal hingga saat ini. Hasil audiensi, sejumlah pedagang daging ayam pun sepakat untuk mogok berjualan.

Ketua APDDAS Cianjur, Yayuk Sri Rahayu, mengatakan pedagang yang ingin mengadakan aksi mogok berjualan bukan keinginan dari ketua APDDAS. Melainkan keinginan para pedagang yang mengeluhkan harga daging ayam yang tinggi.

“Kita tetap mendukung kalau memang mereka para pedagang/anggota APDDAS Cipanas ini akan mengadakan aksi mogok jualan. Toh saya juga selaku pedagang merasa dirugikan,” ungkapnya.

Dia  mengatakan, dari harga yang sudah disepakati dengan para pihak terkait bahwa harga daging ayam dari menjelang Natal dan Tahun Baru hingga tanggal 2 Januari akan mengalami penurunan.

“Sampai tanggal 8 Januari ini kita tidak diberi tahu kalau harga daging ini akan turun, tapi justru malah sebaliknya harga ayam meroket,” kata Yayuk.

Menurutnya, untuk harga PL saat ini kisaran Rp 28.000. Berdasarkan informasi yang ia dapat bahwa harga ayam hidup Rp 22.000 per kilogram dan harga DOC Rp 5,500. Jika hal ini terus-menerus terjadi maka bandar sekalipun akan mengalami kerugian kalau dijual Rp 28.000 per kilogram.

“Sekarang ini PL-nya harga daging ayam ini mencapai Rp 31.000 per kilogram, sedangkan harga jual dipedagang harus Rp 38.000. Padahal stok ayam di Cianjur ini banyak, tapi kenapa bisa seperti ini? Makanya kami pun siap menyatakan mogok jika tidak ada penurunan harga daging ayam,” tutupya. (w10/mrf)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

[+] kaskus emoticons nartzco