Pedagang Daging Ayam Kompak Mogok Jualan

oleh

Pedagang Daging Ayam Kompak Mogok Berdagang         

 

Polsek Cipanas terpaksa turun tangan untuk memantau aksi mogok pedagang daging ayam.

CIPANAS- Akhirnya pedagang daging ayam se – Kabupaten Cianjur mogok berjualan. Ini dilakukan karena harga daging ayam dari broker hingga suplayer dinilai tidak wajar.

Ketua Asosiasi Pedagang Daging Domba Ayam dan Sapi (APDDAS) Yayuk Sri Rahayu menjelaskan akibat mahalnya harga daging ayam semenjak Natal dan Tahun baru, hingga saat ini membuat para daging ayam mogok berjualan.

“Kami mengeluhkan harga jual daging ayam yang tinggi hingga Rp 38 ribu per Kg. Harga ini terus melonjak seiring mahalnya daging ayam dari broker hingga suplayer, kalau mahal terus bagaimana konsumen mau membeli daging ayam,” ujarnya.

Sekjen APDDAS Rudi Lazuardi mengaku aksi mogok ini dilakukan, agar pemerintah bisa memberikan solusi atas kenaikan harga daging ayam yang tak wajar, “Saya juga selaku pedagang merasa dirugikan, makanya kami mogok jualan ,”ungkapnya.

Pihaknya,  mengatakan, dari harga yang sudah disepakati dengan para pihak, serta dinas terkait bahwa, harga daging ayam sejak menjelang natal dan tahun baru, hingga tanggal 2 Januari ini akan mengalami penurunan.

“Anehnya saat ini justru malah sebaliknya harga ayam meroket.  Makanya kami pun menyatakan mogok berdagang, dan mendesak penurunan harga daging ayam. Aksi ini akan kami lakukan hingga 15 Januari 2018,” ujarnya.

Diakuinya, sesuai kesepakatan, jika ada pengecer memaksakan berdagang, akan dikenakan sanksi Rp 1.000.000. Sedangkan pemotong, jika terlihat beroperasi dendanya Rp 10.000.000.

“Ini sesuai kesepakatan bersama, dan kami mendesak agar pemerintah turut menyikapi masalah ini,” tegasnya. (W10/rus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

[+] kaskus emoticons nartzco