Petani Kebun Buah Naga Agrabinta Butuh Perhatian, Ini Alasannya

oleh
Adang Reksa ditengah kebun buah naga miliknya. Butuh perhatian dan bantuan permodalan dari pemerintah guna memajukan usahanya ini.

 

Agrabinta, Cianjur – Perkebunan buah naga yang terletak di Desa Mekarsari Kecamatan Agrabinta butuh perhatian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur, (19/01).

Pemilik perkebunan buah naga seluas 1 hektar dengan 1500 pohon buah naga, Adang Reksa menyatakan dirinya sangat membutuhkan bantuan finansial untuk modal usaha memperluas lahan perkebunan. Selain iyu, dana segar juga dibutuhkan untuk membeli bibit, tiang pancang, serta pupuk kandang.

“Satu Hektar dengan 1500 pohon ini saja, saya sudah keluar biaya 90 juta rupiah,” katanya.

Adang mengaku dirinya sudah memulai usaha perkebunan ini sejak 2015 lalu. Berawal dari iseng karena tertarik saja dengan nama dan bentuk buahnya. Namun lama – lama, dirinya justru semakin serius dalam penggarapan lahan kebun buah naga karena keuntungan yang cukup lumayan besar.

Adang memaparkan dirinya menanam berbagai macam varian pohon buah naga. Yang berbuah warna putih dirinya fokuskan ditanam dilahan dekat SMKN1 Agrabinta. Sedangkan untuk varian buah naga warna ungu ditanam di lahan milik pribadinya di Kampung Kalapanunggal Desa Wangunjaya Kecamatan Agrabinta.

“Buah naga putih sekarang sudah mulai belajar berbuah,” ucapnya.

Menurut adang, keuntungan dari berkebun buah naga adalah masa panen yang terbilang sering. Dalam satu minggu, setelah pohonnya mulai berbuah, bisa dipanen satu kali. Musim petik buah naga tidak mengenal waktu ataupun cuaca.

“Rata – rata saya panen setiap minggu 2 kwintal. Bahkan yang kemarin sampai 4 kwintal lebih,” ujarnya.

Pembeli dari hasil kebun buah naganya, Adang melanjutkan, kebanyakan pengepul dari kecamtan lain sekitar Cianjur Selatan. Walapun tidak sedikit juga yang datang dari Sukabumi serta dari Kabupaten Garut.

“Saya jual langsung dari kebun sebesar Rp. 15 ribu untuk setiap 1 kilogramnya,” tukasnya.

Sedngkan Kepala Bidang Holtikultura pada Dinas Pertanian, Perkebunan, Tanaman Pangan dan Holtikulra Kabupaten Cianjur, U. Supriatna Hasan merasa perlu mengapresiasi adanya petani yang fokus pada budidaya atau perkebunan buah naga.

“Bagus itu, jadi Cianjur ini, selain dari Kecamatan Mande dan Cikalonkulon, di Agrabinta juga ada,” katanya.

Kabid Hasan juga berjanji akan melaksanakan pembinaan pada petani yang menanam pohon buah naga. Bahkan, kalau bisa dan ada anggarannya, pihak dinas pasti membantunya.

“Untuk saat ini, kita akan tengok dan bina saja dulu. Mudah – mudahan, kedepannya, kita mampu membantunya,” pungkasnya. Rus

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

[+] kaskus emoticons nartzco