Akibat Gempa 6,9 SK, Kepala Siswa SMKN 1 Tanggeung Pada Robek

oleh

 Akibat Gempa 6,9 SK, Kepala Siswa SMKN 1 Tanggeung Pada Robek

 

Para anak didik SMKN 1 Tanggeung Kabupaten Cianjur saat mendapatkan penanganan intensif dari pihak tenaga kesehatan Puskesmas Tanggeung. Mereka terluka akibat genting sekolah yang berjatuhan saat gempa bumi 6,9 SK terjadi tadi siang, hari Selasa (23/01/2018)

CIANJUR – Gempa bumi yang terjadi pada hari Selasa tanggal 23 Januari 2018 pukul 13:35 WIB dengan kekuatan 6.9 SR bertitik lokasi: 7.21 LS, 105.98 BT (77 km Barat Daya LEBAK-BANTEN), Kedalaman: 10 KM yang dirasakan cukup kuat di wilayah Kabupaten Cianjur. Memakan korban luka – luka dan disertai kerusakanpada bangunan.

Laporan dari pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur menyebutkan, dampak kejadian gempa bumi ini mengakibatkan kerusakan di beberapa Kecamatan sebagai berikut, Kecamatan Tanggeung 1 bangunan SMKN 1 Tanggeung rusak ringan, namun memakan korban anak didik sekolah tersebut sebanyak 8 orang yang tertimpa genting bangunan sekolah. Selain itu, masih di kecamatan yang sama, 1 unit rumah rusak berat di Desa Rawagede, 1 unit rumah rusak di Desa Pagermaneuh dengan pemilik atas nama Bapak Amat serta 1 unit rumah rusak sedang di Kp. Kaum Rt. 001/ Rw. 003 Desa Tanggeung atas nama Aceng

Selain itu, masih menurut laporan BPBD Cianjur, Kecamatan Takokak pun tidak luput dari dampak gempa bumi yang terjadi. Disini korbannya yakni 1 unit rumah rusak ringan di Kampung Sinarbakti Rt 05/01 Desa Waringinsari Kecamatan Takokak atas nama Muhayan. Sedangkan di Kecamatan Pasirkuda, 1 bangunan Puskesmas mengalami rusak ringan. Kerusakan juga terjadi pada bangunan Gedung Kantor Kecamatan Sukaresmi. Yang terakhir, menurut data sementara sampai pukul 16.45 WIB. adalah 1 unit rumah turut pula mengalami rusak ringan di Kecamatan Cibinong.

Pihak SMKN 1 Tanggeung melalui Muhtar, ST, seorang guru yang mengajar di Kelas X, XI dan XII TKR gempa tadi siang mengakibatkan berjatuhannya genting – genting dari bangunan kelas tingkat dua.

“Genting – genting tersebut mengenai anak didik kami yang berada dibawahnya,” katanya.

Sontak saja, lanjur Muhtar, kejadian itu mengakibatkan 8 murid SMKN 1 Tanggeung terluka. 5 diantaranya, atasnama Resti Rismayanti, Wanda Wulandari, Siska Fibrianti, Desi Fatmawati serta Romadona dinyatakan mengalami luka ringan. Sedangkan 2 murid atasnama Tirawati serta Ifatul Wafiroh mengalami luka robek di kepala. Yang terakhir yakni murid bernama Hani Awaliza mengalami luka punggung.

“Anak – anak, pas kejadian langsung kami evakuasi ke Puskesmas,” tukasnya. Rus/HW10

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

[+] kaskus emoticons nartzco