Cerita Tesya Merintis Usaha Seafood: Dulu Dicaci Sekarang Dicari

oleh
Foto: M Reza Fauzie/Waktunews.com
KREATIF: Tesya Widianti, pemilik Katanya Seafood memperlihatkan salah satu menu makanan.

CIANJUR – Merintis usaha dapat termotivasi dari mana saja, termasuk pengalaman pahit. Hal itulah yang dialami oleh Tesya Widianti (24), warga Warujajar RT 01/RW 11 Kelurahan Solokpandan Kecamatan Cianjur Kabupaten Cianjur, yang kini memiliki usaha kuliner bernama Katanya Seafood.

Tesya menceritakan, usaha berbasis daring itu dimulai sejak September 2016 yang lalu. Sebelumnya, dia merupakan seorang juru masak di sebuah department store di Kabupaten Cianjur. Dia mengaku memiliki banyak pengalaman pahit saat bekerja sebagai juru masak. Seperti cacian dan hinaan.

“Saya mendapatkan pengalaman pahit selama bekerja di situ. Dari mulai dibilang masakan saya tidak enak, penampilannya kurang menarik, bahkan saya dibilang tidak memberikan kontribusi di perusahaan itu,” paparnya.

Dia menceritakan, pengalaman yang paling menyedihkan baginya ketika dipermalukan oleh manager di depan umum karena memasak capcay memakai kecap manis. Hal itu terjadi karena ketidaktahuannya terhadap standar masakan dari perusahaan itu.

“Bahkan manager saya pernah bilang bahwa saya karyawan yang tidak berguna. Dari situ saya mulai berpikir untuk membuktikan bahwa saya bisa membuat masakan yang enak,” tambahnya.

Di tahun pertama, Tesya membuka kedai sederhana di daerah Santiong Kecamatan Cianjur. Namun saat itu dia mengalami kegagalan. Perlahan tapi pasti, dirinya bangkit kembali untuk membuka usaha dan membuktikan kepada mantan managernya. Sejak itulah usahanya dimulai dengan menggunakan media sosial Instagram @katanyaseafood dan aplikasi perpesanan lainnya.

“Hingga sekarang hanya berjuang online saja melalui media sosial seperti BBM, Whats App dan Instagram. Tapi Alhamdulillah penjualannya bisa sama seperti membuka kedai,” tuturnya.

Menu seafood yang dijual hanya udang, cumi, dan kerang. Menu pelengkap lainnya ada ayam rica-rica, ayam bakar black pepper, spicy chicken wings. Lalu dua menu khas nasi bakar katanya plus Ceker location kacir. Harganya bersahabat di saku, mulai Rp 13 ribu hingga Rp 17 ribu.

“Respons masyarakat Cianjur sangat bagus, karena kami menawarkan seafood dengan harga murah tapi mengutamakan kualitas,” tambahnya.

Bagi pecinta kuliner yang penasaran dengan menu KatanyaSeafood bisa memesan melalui Instagram di @katanyaseafood. Konsumen bisa mengambil sendiri makanan yang dipesan atau diantarkan ke rumah.

“Kita biasa delivery ke konsumen, jadi konsumen tinggal nunggu dirumah saja. Tapi kadang-kadang konsumen juga ada yang suka ngambil ke sini. Rata-rata sehari bisa 40 sampai 50 porsi,” tandasnya. (mrf)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

[+] kaskus emoticons nartzco