Direksi RSUD Sayang Angkat Bicara

oleh
Foto: Ilustrasi/Istimewa
RSUD Sayang Cianjur

CIANJUR –  Jajaran direksi RSUD Sayang Cianjur angkat bicara mengenai kondisi dan keadaan manajemen internal rumah sakit. Direksi mengklaim jika sampai saat ini situasi di dalam semuanya masih terkendali dan aman, tidak seperti apa yang diberitakan selama satu pekan terakhir.

Sebelumnya RSUD Cianjur, sempat digunjing oleh permasalahan tumpukan limbah bahan beracun dan berbahaya (B3). Kemudian informasi adanya kisruh internal pegawai RSUD dengan direksi kaitan permaslahan pembayaran jasa.

Wakil Direktur RSUD Cianjur, Tiurna Hutapea, menjelaskan informasi miring selama satu pekan ini beredar di masyarakat tidak benar demikian. Pasalnya, hingga saat ini pelayanan dan seluruh mekanisme di rumah sakit masih berjalan dengan baik.

“Adapun soal limbah B3 yang sempat menumpuk itu perlahan sudah kami selesaikan. Pada saat itu kami juga dibantu oleh Polda Jabar serta Kodim 0608 dalam hal pengangkutan limbah tersebut,” jelasnya.

Sambung Tiurna, ke depan pihaknya berkomitmen persoalan penumpukan limbah tidak akan terulang. Ia memastikan jika kerjasamanya dengan pihak ketiga saat ini tidak akan terjadi miss komuinkasi.

“Jadi sebenarnya kemarin sempat limbah menumpuk karena pihak ketiga belum memberikan invoice kepada manajemen RSUD, sehingga terjadi keterlambatan,” kata dia.

Selain itu, dia juga meluruskan permasalahan mengenai keluhan pegawai.  Menurutnya, hal ini terkesan mengada-ngada, sebab informasi yang disebar tidak berdasarkan sumber yang dapat dipertanggungjawabkan dan data yang valid.

“Kalau pegawai benar mengeluh seperti apa yang diinformasikan, mungkin akan berdampak pada mekanisme rumah sakit dan pelayanannya,” pungkasnya. (eky/mrf)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

[+] kaskus emoticons nartzco