Mainan Anak Wajib SNI, Deding Ishak: Kami Apresiasi

oleh

 

Deding Ishak
Anggota Komisi VIII DPR RI,

JAKARTA – Komisi VIII DPR RI mengapresiasi langkah Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto, yang mewajibkan semua mainan anak yang beredar di Indonesia untuk memiliki sertifikasi Standar Nasional Indonesia (SNI). Langkah tersebut dinilai penting untuk membuktikan bahwa pemerintah benar-benar memproteksi anak-anak Indonesia.

“Ini kami apresiasi karena sejalan dengan tugas kami memberikan perlindungan terhadap anak-anak Indonesia,” ujar Anggota Komisi VIII DPR RI Deding Ishak dalam siaran pers di Jakarta.

Anggota komisi yang bermitra dengan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI ini, menambahkan, mainan yang tidak berstandar SNI sangat berbahaya bagi kesehatan dan keselamatan anak-anak. Hal itu karena mengandung limbah beracun. Jika dibiarkan akan merusak masa depan mereka.

Sebelumnya Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menegaskan bahwa SNI wajib dimiliki untuk mainan yang dijual dan didistribusikan di Indonesia.

“Karena itu kan harus dicek dari jenis tinta, ketajaman mainan, dan sebagainya,” ujarnya.

Dirjen Industri Kimia, Tekstil, dan Aneka (IKTA), Achmad Sigit Dwiwahjono, menambahkan, ketentuan pemberlakukan SNI mainan secara wajib diatur dalam Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 24 Tahun 2013 tentang Pemberlakuan Standar Nasional Indonesia Mainan secara Wajib, sebagaimana yang telah diubah terakhir menjadi Permenperin No. 111 Tahun 2015.

Dalam peraturan itu diatur bahwa pemberlakukan SNI Mainan Secara Wajib dikecualikan bagi mainan untuk contoh uji penerbitan SPPT SNI, memiliki karakteristik dan kegunaan untuk keperluan teknis penelitian dan pengembangan (model skill), serta memiliki karakteristik dan kegunaan untuk keperluan khusus. (eky/rls/mrf)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

[+] kaskus emoticons nartzco