Desa Nagrak Serius Tangani Sampah di Lingkungan Masyarakat

oleh
Foto: Sandi, RA/waktunews.com
SERIUS: Desa Nagrak serius jalankan amanah Wakil Bupati Cianjur, Herman Suherman, agar tetap menjaga kebersihan dengan pembagian bantuan tong sampah ke 47 ke RT an yang ada di lingkungan binaannya.

CIANJUR – Pemerintah Desa (Pemdes) Nagrak Kecamatan Cianjur fasilitasi 47 ke-RTan dan 17 ke-RWan di lingkungannya dengan membuatkan bak penampungan sampah, (01/02/2018).

Bak tersebut terbagi menjadi dua tempat yakni bak penampungan sampah organik, dan non organik. Selain itu, pihak desa juga memberikan fasilitas kebersihan lainnya untuk mewujudkan lingkungan bersih dan sehat sesuai dengan program Bupati Cianjur dan wakilnya.

Kepala Desa (Kades) Nagrak Dadan Buldan menjelaskan hal bantuan tong sampah itu termasuk program bidang pembinaan kemasyarakatan, yang kegiatannya disesuaikan dengan kondisi dilingkungan RT yang ada.

“Termasuk pelaksanaan kegiatan Jum’at bersih (jumsih). Itu sudah berjalan cukup lama. Namun tampaknya kurang pas jika tidak ada fasilitas penunjangnya seperti bak atau tong sampah,” jelasnya dihadapan Reporter waktunews.com.

Dadan menerangkan, pengadaan sarana dan prasarana kebersihan desa di lingkungan ke-Rtan ini diambil dari Dana Bantuan Keuangan Khusus (BKK). Sementara waktu pelaksanaannya dimulai sejak Tanggal 1 Januari 2017 sampai 31 Desember Tahun 2017 lalu.

“Alhamdulillah, Desa Nagrak kecamatan Cianjur sudah beres merealisasikanya,” terangnya.

Tak sampai disitu saja, lanjutnya, Desa Nagrak juga akan merekontruksi kendaraan pengangkut sampahnya. Ini dilakukan supaya sampah yang terangkut bisa lebih banyak. kendala yang terjadi dilapangan, lebih pada kurangnya kesadaran masyarakat akan membuang sampah di tempat yang sudah disediakan. Sedangkan sampah yang ditemukan dipinggir jalan, itu tidak sepenuhnya berasal dari masyarakat Desa Nagrak.

“Ada juga masyarakat luar desa yang membuangnya,” tambahnya.

Kades Dadan mengakui, apa yang dilakukannya atas intruksi Wakul Bupati Cianjur, Herman Suherman yang menghendaki agar setiap desa menjaga kebersihan lingkungannya. Selain itu, Wabup juga mewajibkan setiap desa mengadakan kegiatan jumsih.

“Alhamdulillah, saat ini sudah berjalan. Semuanya berkat bantuan dari Pemerintah Pusat melalui ADD, Dana Desa dan Dana Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Kabupaten,” pungkasnya. (w-6/rus)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

[+] kaskus emoticons nartzco