Warga Desak Perbaikan Jalan Puncak Simun

oleh
Foto: Farhan/ waktunews.com
BUTUH PERHATIAN: Jalur Puncak Simun yang terjal dan berbatu sangat menyulitkan masyarakat tiga desa di Kecamatan Sukaresmi Kabupaten Cianjur.

SUKARESMI- Jalan Puncak Simun yang juga merupakan penghubung Desa Sukanagalih dengan beberapa Desa di Kecamatan Sukaresmi Kabupaten Cianjur dibiarkan rusak berat, (4/2/2018). Kondisi tersebut dikeluhkan masyarakat.

Tokoh Masyarakat Desa Cibanteng Wawan Ridwan mengatakan, sudah tujuh tahun jalan tersebut rusak berat. Hingga kini, jalan tersebut belum mendapatkan perbaikan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Cianjur.

“Jalan yang memiliki lebar tiga meter itu, sudah sangat lama dibiarkan mengalami kerusakan parah. Padahal jalan tersebut akses penting masyarakat,” katanya.

Menurutnya, ruas jalan Puncak Simun, Kubang, Cibanteng dan Sukamahi dengan panjang sekitar tujuh kilometer tersebut terkesan dibiarkan terbengkalai. Kondisi tersebut tentu saja sangat disesalkan oleh masyarakat sekitar.

” Kondisinya kini dibiarkan beraspal tanah merah dan bebatuan. Padahal jalan tersebut sangat vital untuk kepentingan masyarakat,” paparnya.

Sedangkan Deden Maulana (36), warga lainnya mengaku sangat terganggu dengan kondisi jalan yang jelek tersebut. Terutama untuk memasarkan hasil bumi. Aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat mengalami hambatan, hingga harus memutar arah yang medannya sangat terjal dan jaraknya sangat jauh sekali.

“Jadi jika jalannya diperbaiki, otomatis roda perekonomian terbuka kembali,” ungkapnya.

Senada dengan Wawan, Deden juga menjelaskan Jalan Puncak Simun itu yang merupakan penghubung antara Desa Kubang, Sukamahi, Cibanteng dan beberapa desa lainnya.

“Jelas ini sangat penting sekali, dan sudah beberapa tahun jalan itu terisolir dengan kondisi yang buruk,” jelasnya.

Dirinya mengharapkan juga ada perhatian dari sisi perbaikan sistem drainase disamping perbaikan jalan. Setelah itu ada penetapan pembatasan tonase. Pasalnya jika mobil besar terus diperbolehkan lewat, kondisi jalan akan terus mengalami kerusakan.

“Selama ini kami tidak mau melintasi jalur tersebut. Terlalu beresiko, dan kami lebih memilih memutar jalur Cikahuripan-Cibanteng. Jadi kami mendesak pemerintah harus memperbaikinya,” pungkasnya (w10/rus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

[+] kaskus emoticons nartzco