Penanganan Serangan Cikungunya di Cijagang Terkendala Cuaca Buruk

oleh
Foto: Ruslan/ waktunews.com
TERKENDALA: Rikki Boffon, warga Kampung Majalaya Desa Cijagang yang terserang Cikungunya harus bersabar untuk ditangani oleh pihak Puskesmas. Cuaca buruk yang jadi penghambat penanganan Cikungunya dengan segera.

CIKALONGKULON – Masyarakat Kampung Majalaya Desa Cijagang Kecamatan Cikalongkulon Kabupaten Cianjur terserang penyakit Cikungunya (05/02/2018)

Menurut data yang diterima waktunews.com serangan penyakit yang dibawa nyamuk tersebut sudah terjadi sejak akhir 2017 lalu. Dan masih bertahan hingga sekarang.

Kepala Puskesmas Cijagang, Javeed, M menjelaskan, untuk saat ini pihaknya belum bisa bergerak karena cuaca yang tidak mendukung.

“Wilayah Cijagang sekarang turun hujan. Ini menyulitkan kami,” jelasnya.

Menurut Javeed, Penyelidikan Epidemiologi (PE) dan Pemantauan Jentik Berkala (PJB) akan dilakukan setelah hujan reda. Tentu saja terlebih dahulu Tim Puskesmas akan berkoordinasi dengan pihak Desa Cijagang.

“Seperti yang sudah biasa dilakukan sebelumnya,” katanya.

Intinya, lanjut Javeed, pihak desa meminta dilakukan fooging. Sedangkan fungsi fooging hanya membunuh nyamuk dewasanya saja tanpa mematikan larva dan telur nyamuk. Solusi jangka panjangnya yaitu dengan 3M Plus dan hygine lingkungan bebas dari sampah yang bisa memicu tergenangnya air. Selain itu, pastikan juga  saluran air menglir lancar.

Javeed mengaku, untuk kasus Cikungunya Tahun 2017 lalu sudah dilakukan penanganan. Bahkan hingga Bulan Januari 2018 kemarin pihaknya sudah menangani masyarakat yang terserang Cikungunya.

Sedangkan Kinkin, seorang warga masyarakat Kampung  Majalaya menerangkan, saat ini istrinya yang bernama Ranita juga terserang Cikungunya.

“Istri saya mengeluhkan bengkak pada bagian kaki. Selain itu dia merasa seluruh persendiannya ngilu yang teramat sangat,” terangnya.

Kinkin membenarkan kejadian serangan nyamuk Cikungunya sudah terjadi sejak awal Tahun 2018 ini. Pada serangan pertama, masyarakat yang menjadi korban sudah pada sembuh. Tinggal yang terjadi sekarang belum ada penangan dari Puskesmas setempat karena cuaca selalu hujan.

“Yang paling parah adalah Kang Rikki Boffon. Sekarang badannya bengkak dan mengeluarkan bintik merah,” pungkasnya. (rus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

[+] kaskus emoticons nartzco