Anggota DPR RI Ini Dukung Cianjur Selatan jadi DOB

oleh
Foto: Ilustrasi/Net
Peta Kabupaten Cianjur

CIANJUR – Upaya Pemekaran wilayah Cianjur Selatan menjadi Daerah Otonomi Baru (DOB) mendapatkan dukungan dari Anggota Komisi II DPR RI, Tb Ace Hasan Syadzily. Menurut Politikus Partai Golkar itu, Kabupaten Cianjur terlalu luas sehingga akses pelayanan publik tidak maksimal.

“Kabupaten Cianjur terlalu luas sehingga akses pelayanan publik pun tidak maksimal. Selain itu pemerataan pembangunan pun akan berjalan lambat karena pemerintah terlalu berat bebannya,” ujarnya kepada wartawan, Minggu (11/2/2018).

Ace mengatakan, pengajuan DOB memang membutuhkan proses yang panjang. Namun, hal tersebut bisa dimulai jika tuntutan kebutuhan warga sudah mendesak dan ada upaya dari kepala daerah serta DPRD.

“Usulan itu bisa segera dibahas bersama kepala daerah dan DPRD setempat, sambil menunggu pemerintah pusat membahas kembali soal DOB ini,” tambahnya.

Terkait rencana pemindahan Pusat Pemerintahan Kabupaten Cianjur yang bertujuan mendekatkan pelayanan publik ke Cianjur selatan, menurutnya itu hak Pemkab Cianjur dan sah-sah saja. Namun hal tersebut juga tidak berpengaruh jika warga Cianjur selatan lebih memilih untuk memisahkan diri.

“Semua kan ada aturan yang mengaturnya. Undang-undang pun tidak melarang suatu daerah dimekarkan jika memang sesuai kebutuhan. Saya menganggap Cianjur selatan butuh jadi DOB,” tambahnya.

Dihubungi melalui telpon, Tonton Sukarsa, pemrakarsa usulan pembentukan DOB untuk wilayah Cianjur selatan, menjelaskan bahwa keinginan ini bukan wacana baru. Menurut dia, keinginan untuk pemekaran itu sudah ada sejak 1997.

“Bahkan Gubernur Jawa Barat saat itu, Yogie S Memet, menyarankan Cianjur selatan untuk dimekarkan. Tahun 1999 DPRD Kabupaten Cianjur sudah menyetujuinya,” kata dia.

Dia menuturkan, keinginan warga ini bukan gerakan politik, tetapi sebuah kebutuhan mendesak terhadap akses pelayanan publik dan pemerataan pembangunan.

“Semua orang juga tahu bagaimana kondisi di Cianjur selatan. Selama ini warga menunggu ada perubahan yang berpihak kepada mereka, tapi ternyata tidak ada. Wajar jika mereka minta berpisah untuk perubahan,” tuturnya.

Dirinya berharap, usulan ini direspon kepala daerah dan DPRD Kabupaten Cianjur sebagai aspirasi positif dari masyarakat. “Tak ada pihak yang dirugikan, sebaliknya warga khususnya di Cianjur selatan diuntungkan jika pembentukan DOB ini berjalan dengan lancar,” pungkasnya. (Shandi Risa Ali)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

[+] kaskus emoticons nartzco