MUI Kecamatan Pacet Kecam Kawin Kontrak

oleh
Foto: Ilustrasi

PACET – Keberadaan oknum turis asal Timur Tengah (Timteng) yang kerap melakukan kawin kontrak atau mut’ah, ditentang keras oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Pacet Kabupaten Cianjur. Tindak-tanduk mereka harus ditindak dengan tegas.

Ketua MUI Kecamatan Pacet, KH Najmudin, mengecam keras prilaku turis asal Timteng yang hingga kini masih melakukan nikah mut’ah. Padahal sudah jelas secara tegas diatur dalam fatwa MUI tindakan tersebut diharamkan.

“Memang kehadiran turis Timteng itu ada dampak positif yakni menambah perekonomian masyarakat. Akan tetapi jika dilihat mereka lebih banyak membawa dampak negatif karena masih ada di antara mereka melakukan kawin mut’ah yang bertentangan dengan fatwa MUI,” tegasnya.

Perilaku mereka seperti itu dilakukan tanpa diketahui pemerintah dan MUI. Hal itu karena mereka melakukannya secara liar dengan dibawah tangan.

“Ini merupakan sebuah tantangan yang harus dihadapi. Makanya kami mendesak pemerintah untuk menindak tegas prilaku menyimpang turis Timteng,” ungkapnya.

Pihaknya sangat menyesalkan adanya tindak tanduk turis Timteng yang melanggar norma dan aturan yang ada. Seperti dengan masih adanya praktik prostusi hingga kawin kontrak.

“Jelas prilaku tersebut amat disayangkan, karena dengan seenaknya melecehkan perempuan bangsa kita. Makanya kami akan berkoordinasi dengan Pemkab Cianjur dan Pemprov Jabar mengatasi masalah ini,” jelasnya.

Saat ini pihaknya terus melakukan pembinaan kepada masyarakat. Jangan sampai prilaku menyimpang terus terjadi akibat adanya Timteng yang datang ke wilayah wisata Pacet. “Masyarakat juga harus ikut berperan aktif menindak prilaku mereka, jangan hanya tergiur materi saja lalu mengikuti keinginan para wisatawan Timteng,” tukasnya. (Farhaan Muhammad Ridwan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

[+] kaskus emoticons nartzco