Aher Akan Tertibkan Puluhan Ribu Jaring Apung Cirata

oleh

CIANJUR – Surat Keputusan (SK) Gubernur Jawa Barat nomor 523.34/Kep.917-DKP/2017 Tentang Satuan Tugas Penertiban dan Penataan Keramba Jaring Apung (KJA) di Waduk Cirata mengharuskan puluhan ribu unit jaring milik masyarakat dimusnahkan.

SK Gubernur tersebut sudah disosialisasikan kepada pemangku kebijakan di lingkungan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Jawa Barat di Room 2 DKP Jabar, Rabu 14 Februari 2018 lalu.  Dinas Kelautan Perikanan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Cianjur turut hadir dalam sosialisasi tersebut.

Kepala Seksi Produksi Perikanan Budidaya pada Bidang Kelautan dan Perikanan DKPP Kabupaten Cianjur, Erna Nurdiana menyatakan, SK tersebut tidak dengan serta merta akan mengosongkan kawasan waduk Cirata dari KJA. (23/02/2018)

Menurutnya, kapasitas tampung Waduk Cirata untuk KJA adalah 12000 petak. Itupun dibagi ke dalam 3 wilayah, yakni Cianjur, Bandung Barat dan Purwakarta. Saat ini jumlah KJA di Waduk Cirata sudah lebih dari 60.000 petak.

“Jadi sudah sangat padat,” katanya.

Pemerintah provinsi memiliki program  untuk menertibkan KJA di Cirata. Masyarakat yang dulu terdampak oleh pembangunan Waduk Cirata akan diprioritaskan untuk memilki KJA.

“Sosialisasi ke masyarakatnya, saya belum mengetahui, kapan dimulainya,” tambahnya.

Erna juga memaparkan perihal juknis tentang penertiban KJA ini belum selesai disusun. Selain prioritas masyarakat terdampak pembangunannya, kriteria KJA yang boleh beroperasi juga belum ditentukan.

“Tingkat kabupaten hanya membantu pihak DKP provinsi saja,” pungkasnya. (rus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

[+] kaskus emoticons nartzco