Bahaya, Kondisi DAS Citarum Terancam!

oleh
Foto: Istimewa

PACET – Sejumlah hulu anak sungai pemasok air DAS Citarum di Puncak Cianjur terancam rusak. Hal ini membuat Penggiat Seni Budaya dan Lingkungan di kawasan Bogor Puncak Cianjur, Eko Wiwid, merasa prihatin.

Menurutnya, kawasan resapan air di Puncak Cianjur yang bersumber dari kaki Gunung Gede Pangrango merupakan bagian tak terpisahkan dari rangkaian hidrologi air yang bermuara ke Citarum. Diakuinya, dari sekian banyak anak sungai di Bogor dan Cianjur sebagai pemasok air bagi area di bawahnya yang bermuara ke Citarum.

“Ironisnya kondisi saat ini sudah dalam keadaan terancam. Seperti banyak hulu anak Sungai Cibeet hutannya mulai gundul, hulu anak Sungai Cikundul sudah banyak sampah dan sejumlah anak sungai lainya pun sudah dalam keadaan memprihatinkan,” jelasnya.

Pihaknya berharap semua pihak khususnya pemerintah yang berwenang bisa mengelola daerah-daerah aliran sungai serta instansi yang berkaitan dengan penyelamatan sumber air untuk segera melakukan perbaikan secara estafet dan berkesinambungan.

“Jangan hanya sekadar seremonial, jika tidak dilakukan secara berkelanjutan bencana alam seperti banjir hingga longsor bisa terus terjadi,” katanya.

Eko mengatakan kawasan Cianjur dan Bogor menyumbang banyak aliran anak sungai ke Citarum seperti Sungai Cibeet, Sungai Cikundul, Sungai Cisarua, Sungai Sindanglaya, Sungai Cipandawa, Sungai Cigombong, Sungai Ciherang, Sungai Cibeureum, Sungai Cianjur dan banyak sungai lainnya mengarah ke muara Sungai Citarum.

“Selain pemerintah sebagai pelaksana kebijakan, saya juga meminta kepada wakil rakyat untuk bisa lebih mengontrol kondisi realitas di lapangan, jangan sekadar mendengar atau menampung kabar atau keluhan warga semata,” katanya.

Pihaknya mengajak semua elemen warga dan pemerintah yang ada di Cianjur untuk bergerak menyelamatkan DAS tersebut.(Farhaan Muhammad Ridwan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

[+] kaskus emoticons nartzco