Ojek Online dan Pangkalan Kembali Bersitegang

oleh
Foto: Istimewa

CIANJUR – Ketegangan antara ojek online dengan ojek pangkalan di Cianjur kembali terjadi. Kali ini terjadi di pangkalan ojek Pasundan di Jalan Arif Rahman Hakim, Kamis (05/04).

Pembina Driver Online Cianjur (DOC), Runai Darajat, mengatakan kejadian tersebut berawal ketika salah seorang driver ojek online meminta izin untuk mengantarkan penumpang ke dalam zona ojek pangkalan. Namun tidak mendapatkan izin sedangkan jika driver tidak mengantarkan penumpang ke tempat tujuannya, maka si driver telah kelanggar kode etik dan aturan dari perusahaan.

“Tidak ada bentrokan dari kejadian ini, cuma sekedar cekcok mulut dan kini kami sedang merundingkan untuk mengambil jalan tengah,” katanya.

Sementara itu, Sekertaris Paguyuban Ojek Cianjur (PMOC), Abdul Zaelani, menjelaskan bahwa sesuai dari kesepakatan antara opang dan ojek online ada yang disebut zona merah atau wilayah yang tidak memperbolehkan ojek online untuk menarik dan mengantar penumpang ke wilayah tersebut.

“Seharusnya kita bisa saling menghargai satu sama lain dan tidak boleh ada aturan yang dilanggar oleh kedua belah pihak,” jelasnya.

Lebih lanjut, dia mengungkapkan bahwa pihaknya sama sekali tidak ingin ada gesekan antara opang dan ojek online. Dirinya perharap kedepannya opang dan ojek online bisa berjalan bersama di dalam kota yang sama yaitu Cianjur.

“Segala permasalahan ini harus diselesaikan dan pemerintah harus turun tangan dalam menyelesaikan permasalahan ini,” harapnya. (Asep hendrayana)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

[+] kaskus emoticons nartzco