Jembatan Cibeureum Putus, Perekonomian Masyarakat Terhambat

oleh
Foto: Farhan Muhammad Ridwan, Terhambat: Laju perekonomian masyarakat Desa Batulawang Kecamatan Cipanas, Cianjur, turut terdampak akibat putusnya jembatan Cibeureum yang masuk ke wilayah Kabupaten Bogor.

CIPANAS – Dampak dari terputusnya Jembatan Cibeureum di Kampung Arca RT 04/07 Desa Sukawangi Kecamatan Sukamakmur Kabupaten Bogor akibat hujan deras beberapa waktu yang lalu,  menyebabkan jalur Puncak II terputus. Tak hanya jalur transfortasi, lajunya perekonomian masyarakat pun terhambat. Termasuk kehidupan ekonomi masyarakat Desa Batulawang Kecamatan Cipanas. Cianjur, turut pula terdampak.

Wakil Ketua BPD Batulawang Ade Sujai menjelaskan Jembatan Cibeureum tersebut menghubungkan dua kabupaten yakni Cianjur dan Bogor ini sering digunakan sebagai jalan utama masyarakat. Selain itu, jembatan ini pun sering dijadikan jalan alternatif jika jalur Puncak longsor atau ditutup.

“Kini jalur tersebut putus, dan masih terdapat beberapa retakan di ujung aspal jembatan yang ambruk,” jelasnya.

Lokasi jembatannya berada di dalam hutan pinus, lanjutnya, tak jauh dari Curug Cibeet perbatasan Cianjur – Bogor. Setiap harinya warga sekitar melintasi jembatan tersebut, Makanya masyarakat mendesak segera adanya perbaikan oleh pemerintah.

“Kami mengharapkan perbaikan jembatan tersebut bisa dilakukan secara permanen oleh masyarakat,” tambahnya.

Sdangkan Saefudin (45), salah seorang warga setempat menuturkan, saat ini warga memperbaiki jembatan tersebut dengan seadanya. Hanya bisa dilalui oleh kendaraan roda dua.

“Itupun bila berpenumpang dua orang, harus menurunkan penumpangnya terlebih dahulu untuk menurunkan beban agar tak terlalu berat,” tuturnya.

Menurutnya, warga berinisiatif membangun jembatan darurat, disaksikan oleh aparat desa, kecamatan, dan beberapa aparat kepolisian yang turut membantu pemulihan pascabencana.

“Warga bersama membangun jembatan darurat agar roda dua bisa melintas,” paparnya.

Safudin pun berharap, dengan kondisi seperti ini, diharapkan pemerintah, terutama Pemkab Bogor bisa tergugah untuk memperbaikinya dengan permanen. Karena jembatan yang dibangun ini sifatnya darurat dan sementara.

“Kami mendesak adanya perbaikan jembatan, kalau dibiarkan seperti ini kami khawatir jembatan darurat pun akan terputus lagi,” tukasnya.  (Farhaan Muhammad Ridwan)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

[+] kaskus emoticons nartzco