FPPIC dan Karang Taruna Ingatkan Bahaya Hoax dan Isu SARA

oleh
Foto: Farhan Muhammad Ridwan/ waktunews.com,
Panitia beserta jajaran pemateri berfoto bersama usai melaksanakan Diskusi yang diadakan oleh FPPIC dan Karang Taruna Desa Ciherang. Diskusi ini bertujuan untuk menghindari penyebaran Hoaks serta Isu SARA yang bisa meresahkan masyarakat pada ajang Pilgub Jabar 2018.

PACET- Dalam menghadapi Pilgub Jabar 2018, isu hoax dan SARA kerap bertaburan dan membahayakan. Atas dasar ini Forum Pemuda Peduli Islam Cianjur (FPPIC) bersama Karang Taruna Maya Tirta Desa Ciherang Kecamatan Pacet menggelar diskusi Publik mengenai Mewaspadai Perpecahan Umat Islam Dalam Pilkada Jabar 2018.

Nampak dalam disuksi publik ini, turut hadir sebagai narasumber Wakil Ketua MUI Kabupaten Cianjur Ustd. Chepy Joharudin,Akademisi dari Unsur Asep Hasanudin MH, Komisioner Panwaslu kabupateb Cianjur Tatang Sumarna, dan Ketua Gerakan Pemuda Islam Indonesia Saeful Ulum. Sedangkan peserta sendiri melibatkan masyarakat di wilayah Cianjur Utara yang terdiri dari kalangan pelajar, Ormas/OKP, dan tokoh masyarakat

Ketua Forum Pemuda Peduli Islam Cianjur A. Supriadi menjelaskan ajang Pemilu merupakan pesta demokrasi, maka rakyat harus riang gembira dalan menggunakan hak pilihnya. Jelas tidak boleh ada unsur mobilisasi kekuatan terorganisir yang mempengaruhi pemilih.

“Tak hanya itu, tidak boleh juga unsur pengembangan isu hoax dan praktik money politik yang melemahkan rasio dan kemerdekaan pemilih,” ujarnya.

Menurutnya, kondisi yang ada saat ini, sudah seharusnya  FPPIC mengambil peran strategis dan menjadi garda terdepan sebagai pelaku ataupun pengawal terpenuhinya kedaulatan rakyat dalam kontestasi Pilgub Jabar kedepan.

“Makanya, untuk mewujudkan Pemilu yang jujur dan adil, kami menggelar Diskusi Publik dengan tema Mewaspadai Perpecahan Umat Islam Dalam Pilkada Jabar 2018,” paparnya.

Supriadi menerangkan, melalui diskusi ini FPPIC meminta kepada semua pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan Pilgub Jabar tahun 2018, baik itu penyelenggara atapun kontestan agar dapat mewujudkan Pilkada damai dan berkualitas.

“Upayakan mewaspadai atau hindari isu hoax, tanpa adanya money politik dan sara, demi mensukseskan Pilkada Jabar 2018 yang damai,” terangnya.

Sedangkan Ketua Karang Taruna Maya Tirta Desa Ciherang A. Kusnadi Ibrahim mengatakan, semua elemen masyarakat agar dapat menyukses Pilkada Jabar 2018 yang damai dan berkualitas. Tentunya ini dengan menggunakan hak pilihnya sesuai haknya secara merdeka tanpa ada tekanan dari pihak manapun.

“Saya tegaskan bahwa Pilkada adalah pesta demokrasi yang sama sekali tidak beralasan untuk mencerai beraikan kita sebagai anak bangsa yang terikat dalam satu kesatuan yakni bangsa Indonesia,” tukasnya. (Farhaan Muhammad Ridwan)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

[+] kaskus emoticons nartzco