Kapolres, Dandim dan Pemkab Cianjur Kontrol HargaSembako

oleh
Foto: Asep Hendrayana,  Kapolres Cianjur AKBP Soliyah, Dandim 0608 Suryakencana Cianjur Letkol CZI Hidayati dan Kadis Perdagangan Cianjur Imam Haris saat mengontrol harga Sembako ke Pasar Tradisional dan Toko Modern. Hal ini dilakukan guna mengontrol stabilitas harga menjelang Bulan Suci Ramadhan.

 

CIANJUR – Kapolres Cianjur, Dandim 0608 Cianjur beserta tiga Dinas Kabupaten Cianjur melakukan sidak pasar tradisional dan pasar modern, Rabu (02/05/2018).

Hal itu dilakukan untuk memonitor stabilitas harga bahan pokok menjelang Bulan Ramadhan. Disertai pejabat dari Dinas Peternakan Perikanan dan Kelautan, Dinas UKM Perindustrian dan Perdagangan, Bulog, Polres Cianjur dan Dandim 0608 Cianjur langsung melakukan pengecekan harga bersama – sama ke Pasar induk Pasir hayam (PIP) dan Toko Modern.

Kapolres Cianjur, AKBP Siliyah menuturkan, dalam operasi pasar tersebut, ditemukan dua harga bahan pokok yang mengalami kenaikan, Yakni telor ayam seharga Rp 24 ribu.dan daging ayam dengan harga Rp. 35 ribu. Dari temuan ini, direncanakan  minggu depan akan dilakukan pemanggilan terhadap para peternak ayam di Kabupaten Cianjur.

“Kami, bersama dengan Bu Dandim dan para Kepala Dinas telah melakukan operasi pemantauan harga bahan pokok. Dua komoditi itu yang mengalami kenaikan. Sementara harga sayur mayur masih setabil ” ujar Kapolres.

Menurut Kapolres, dari keterangan sementara, harga telor yang mengalami kenaikan disebabkan ayam apkir. Sehingga mengalami kelangkaan. Adapun daging ayam  disebabkan karena harga daging dari peternakan yang fluktuatif.

“Makanya, kami berencana dalam waktu dekat, akan memanggil para pengusaha ternak ayam agar bisa ketahuan penyebab dari kenaikan tersebut,” tuturnya.

Ia menyebutkan, namun hasil oprasi pasar tradisional dan pasar modern yang sudah dilakukan secara bersama -sama tadi, tidak ditemukan ada indikasi penimbunan bahan pokok.

“Kalau memang jika ditemukan,  dan terindikasi penimbunan maka kami akan tindak tegas. Dan barang -barang yang sudah dicek didua pasar tadi masih layak dikomsumsi,” ujarnya

AKBP Soliyah menegaskan, oprasi pasar dilakukan, untuk mengontrol harga bahan pokok menjelang Bulan Suci Ramdhan agar tetap setabil dan tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

“Agar bisa dipastikan harga bahan pokok menjelang ramdhan hingga memasuki, harga tetap stabil,” tegasnya. (Asep hendrayana)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

[+] kaskus emoticons nartzco