Jejen Digelandang SatPol PP saat Nasi Masih Memenuhi Mulut Anaknya

oleh
Foto: Istimewa, Rinjani menjerit histeris saat sang ayah, Jejen yang berprofesi sebagai pengamen diciduk Satpol PP. Persis saat sedang menyuapi dirinya. Kejadian ini jadi keprihatinan orang-orang disekitar kejadian.

CIANJUR – Nasib sial menimpa Jejen (35) warga Kampung Kaum RT 03/15 Desa Ciranjang, Kecamatan Ciranjang yang berprofesi sebagai pengamen, diciduk Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Padahal jejen baru saja duduk di kios tempatnya diciduk, saat menyuapi Rinjani buah hatinya usai dijemput dari sekolah Senin (7 /5/ ).

Melihat ayahnya digelandang begitu saja oleh Petugas Satpol PP Kabupaten Cianjur saat razia di Terminal Rawabango, Jalan Raya Bandung, Cianjur, kontan membuat Rinjani (7 ) menangis histeris dengan sisa nasi yang masih ada dimulut mungilnya.

Menurut Umi, pemilik kios tempat Jejen menyuapi Rinjani, tiba-tiba, tanpa basa-basi siang itu, petugas Satpol PP datang dan langsung menangkap Jejen. Lalu membawanya menggunakan mobil. Sedangkan Rinjani dibiarkan,sendirian sehingga menangis histeris melihat ayahnya dibawa.

“Memang para petugas Satpol PP langsung membawa Jejen dengan menggunakan mobil. Padahal dia sedang menyuapi anaknya. Saya melihat langsung kejadiannya. Saya kasihan melihat Rinjani menangis,” ujar Umi.

Umi meminta kepada orang nomor satu pemangku kebijakan di Kabupaten Cianjur agar bisa menegur tindakan Satpol PP tersebut. Dalam pandangannya, walaupun alasan menjalankan tugas, tapi jangan seenaknya menangkap orang.

“Walaupun dia pengamen harusnya lihat dulu di sampingnya ada anak kecil, Jangan seenakanya main tangkap” ucap Umi menggerutu. (Asep Hendrayana)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

[+] kaskus emoticons nartzco