Ketua Komisi IV Angkat Bicara soal Etika Penangkapan Satpol PP

oleh
Foto: Ruslan Ependi/ waktunews.com, Dadang Sutarmo, Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Cianjur mengingatkan proses penindakan SatpolPP Cianjur, selain dari pelaksanaan peraturan, juga memperhatikan etika dan rasa kemanusiaan.

CIANJUR – Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Cianjur Dadang Sutarmo menyayangkan perilaku petugas Satpol PP Kabupaten Cianjur yang dinilai tidak manusiawi dengan menggelandang seorang pengamen tepat didepan anaknya.

”Okelah, mereka hanya menjalankan tugas, tapi bukan dengan melakukan tindakan menangkaporang saat sedang menyuapin anaknya. Apalagi  anaknya sampai ditinggalkan di warung begitu saja,” ujar dia.

Dia mengingatkan, peraturan memang harus ditegakkan berdasarkan Perda yang berlaku, tapi hendaknya perhatikan juga norma dan etika dalam proses penindakannya.

“Hal tersebut merupakan tindakan gegabah karena dinilai tidak manusiawi. Secara psikologi sudah jelas akan menjadi beban kejiwaan bagi anak tersebut hingga dewasa kelak,” tandasnya.

Sedangkan Kepala Bidang (Kabid) Penegakan Perundang-undangan Umum dan Ketentraman Masyarakat Satpol PP Kabupaten Cianjur, Djoko Purnomo, menjelaskan kepada awak media, pihaknya melakukan penangkapan sesuai dengan peraturan. Selain itu, hanya menangkap Gepeng dan Anjal sesuai data yang ada di pihak satpol PP Cianjur.

“Kita hanya menjalankan tugas, itupun sesuai aduan dan pelaporan dari masyarakat yang merasa terganggu dengan keberadaannya,” katanya.

Menurutnya, dari laporan tim regu yang diturunkan saat itu, tidak menemukan adanya aduan serta tindakan anarkis yang dilakukan anggota Satpol PP Cianjur.

“Aduan adanya masalah penangkapan pengamen yang tengah menyuapi anaknya itu, kita belum terima. Namun, kami akan menelusuri anggota yang dinilai anarkis, dan akan menindaknya sesuai peraturan yang ada,” pungkasnya. (Asep Hendrayana)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

[+] kaskus emoticons nartzco